Lewat Presidensi G20 Kebudayaan, Kemendikbudristek Sukses Pimpin Diplomasi Budaya untuk Bumi Lestari

Metro

Rabu, 14 September 2022 | 00:03 WIB
Lewat Presidensi G20 Kebudayaan, Kemendikbudristek Sukses Pimpin Diplomasi Budaya untuk Bumi Lestari
Lewat Presidensi G20 Kebudayaan, Kemendikbudristek Sukses Pimpin Diplomasi Budaya untuk Bumi Lestari (Kemendikbudristek)

Metro, Suara.com- Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi, Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) berhasil menggelar Pertemuan Tingkat Menteri di bidang Kebudayaan (Culture Ministers’ Meeting/CMM) G20 pada hari Selasa (13/9) di Borobudur, Jawa Tengah.

Lewat pertemuan ini Kemendikbudristek juga semakin memperkuat pemahaman negara anggota G20 tentang pentingnya kebersamaan dalam upaya mewujudkan dunia yang lebih baik melalui jalur budaya.

Di forum ini, Kemendikbudristek kembali  mempertegas komitmennya dalam memulihkan sektor seni dan kebudayaan guna mencapai bumi lestari melalui Dana Pemulihan Seni dan Budaya Global (Global Arts and Culture Recovery Fund/GACRF) dan praktik budaya hidup berkelanjutan.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim mengapresiasi  para delegasi atas kontribusi yang diberikan untuk presidensi G20 di bidang Kebudayaan tahun ini.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua delegasi yang sejak awal telah menunjukkan keterlibatan aktif dalam menyelaraskan gagasan terkait bagaimana kita dapat bekerja sama dalam mewujudkan pembangunan berbasis budaya yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Nadiem.

Selain itu Kemendikbudristek juga berhasil menyelaraskan suara para delegasi untuk mempraktikkan hidup yang berkelanjutan, serta mendorong diskusi lanjutan GACRF yang telah diinisiasi Indonesia sebagai platform gotong royong global dalam memulihkan sektor kebudayaan. Inisiatif ini juga diharapkan dapat mendukung para seniman dan pelaku budaya, khususnya di masa pemulihan ekonomi budaya pasca pandemi Covid-19.

Para delegasi juga menegaskan kembali komitmennya dalam berbagi wawasan dan pengalaman dalam memulihkan sektor seni dan budaya, yang sejalan dengan lima agenda prioritas presidensi G20 bidang Kebudayaan tahun ini, yaitu (1) peran budaya sebagai pembuka kemungkinan dan pendorong pembangunan berkelanjutan; (2) manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan dari kebijakan berbasis budaya; (3) upaya untuk menjaga budaya sebagai kepentingan bersama dan memperkuat perlawanan terhadap perdagangan gelap kekayaan budaya; (4) akses merata untuk peluang ekonomi budaya; dan (5) mobilisasi sumber daya internasional untuk pemulihan berkelanjutan melalui inisiasi Dana Global untuk Pemulihan Seni dan Budaya.

Delegasi dari China, Hu Heping yang menyampaikan apresiasinya atas kerja kerasnya atas pergelaran G20 CMM. Ia juga juga mengatakan, “Kami siap untuk bekerja sama dengan semua negara anggota secara aktif, bersatu dan bertindak, memanfaatkan platform CMM G20 dengan baik.”

Apresiasi juga disampaikan oleh delegasi dari Amerika Serikat Lee Satterfield menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri dan seluruh presidensi G20 Indonesia atas usaha yang diberikan sepanjang tahun ini untuk melibatkan masyarakat internasional dalam menciptakan budaya hidup berkelanjutan.

"G20 telah menyatukan negara-negara untuk mengkoordinasikan tindakan nyata untuk mengatasi tantangan global termasuk menjaga dan melindungi budaya di seluruh dunia,” ujar Lee Satterfield.

Selain itu, delegasi dari Uni Eropa, Themis Christophidou menyampaikan pentingnya mendukung sektor kebudayaan di presidensi G20.

“Presidensi G20 Italia dan Indonesia pada tahun ini menjadi momentum penting untuk mendorong  sektor kebudayaan di tingkat lokal, nasional, dan internasional,” ucap Themis Christophidou.

Indonesia akan menindaklanjuti capaian hasil kerja CMM G20 ke Konferensi Tingkat Tinggi G20 2022 dan akan membawanya ke World Conference on Cultural Policies atau MONDIACULT yang diselenggarakan UNESCO di Meksiko pada akhir bulan September ini.

Nadiem menegaskan kebijakan berbasis budaya adalah kunci untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan dengan manfaat nyata, tidak hanya dari segi ekonomi, tetapi juga sosial dan lingkungan.

"Dengan mendorong keragaman ekspresi budaya, saya yakin kita dapat membentuk  masyarakat yang bergotong royong dan harmonis, serta memantapkan fondasi pembangunan berbasis budaya,”pungkas Nadiem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lewat Pertemuan CMM, Kemendikbudristek Perkuat Komitmen Pemulihan Seni dan Budaya

Lewat Pertemuan CMM, Kemendikbudristek Perkuat Komitmen Pemulihan Seni dan Budaya

Metro | Senin, 12 September 2022 | 07:00 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga 200 Ribuan Kualitas Sultan

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga 200 Ribuan Kualitas Sultan

Banten | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:23 WIB

Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah

Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah

Entertainment | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:17 WIB

Pulang Kerja Jam 4 Pagi, Pekerja Perempuan di Palembang Dibegal dan Ditodong Senpi

Pulang Kerja Jam 4 Pagi, Pekerja Perempuan di Palembang Dibegal dan Ditodong Senpi

Sumsel | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi

Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi

Entertainment | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:53 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Sudah Bertahun-tahun Dibahas, Kapan Pelabuhan Tanjung Carat Benar-Benar Terwujud?

Sudah Bertahun-tahun Dibahas, Kapan Pelabuhan Tanjung Carat Benar-Benar Terwujud?

Sumsel | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:44 WIB

5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Alam di Dramaga Bogor yang Lagi Hits 2026

5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Alam di Dramaga Bogor yang Lagi Hits 2026

Bogor | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:44 WIB

Stop Feodal! Dosen Gaul Tak Akan Kehilangan Harga Diri

Stop Feodal! Dosen Gaul Tak Akan Kehilangan Harga Diri

Your Say | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:40 WIB