Industri Kopi Tumbuh Hingga 250 Persen dalam 10 Tahun Terakhir

Metro

Senin, 17 Oktober 2022 | 16:00 WIB
Industri Kopi Tumbuh Hingga 250 Persen dalam 10 Tahun Terakhir
Ilustrasi biji kopi asli Indonesia. (Pixabay/Andreaswegelin)

Metro, Suara.com- Sebagai negara produsen kopi terbesar setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia,industri kopi nasional  tumbuh 250 persen dalam sepuluh tahun terakhir. Hal ini membuktikan Indonesia sebagai surga kopi dunia. 

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan Komisi VII DPR RI yang dipimpin Tifatul Sembiring dengan direksi PT. Santos Jaya Abadi produsen kopi nasional "Kapal Api" di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (17/10/2022).

"Pada 2022, komoditas kopi berkontribusi 16,15 persen terhadap PDB dengan jumlah rumah tangga yang menggantungkan hidup dari kopi secara langsung sebanyak 7 juta jiwa," kata Tifatul Sembiring. 

Menurut  Tifatul, Indonesia merupakan surga bagi komoditas kopi. Komoditi dari hasil perkebunan ini, mempunyai peran penting dan bahkan termasuk komoditas terbesar ketiga Indonesia setelah sawit dan karet. Produksi kopi yang melimpah, serta permintaan domestik merupakan modal kuat bagi para pemain lokal bertanding dalam skala global yang lebih luas. Satu diantaranya adalah PT Santos Jaya Abadi

PT Santos Jaya Abadi merupakan perusahan Multinasional yang memproduksi minuman yang tergabung dalam Kapal Api Group, bermarkas di sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur.  

"Di balik kedigjayaan PT Santos Jaya Abadi, yang menaungi merek kopi Kapal Api, terdapat konsistensi dalam menjaga kualitas sekaligus inovasi mutakhir yang terus berlangsung tanpa henti di berbagai lini. Inovasi yang mereka lakukan berkesinambungan untuk menjadi entitas yang lebih baik lagi. Tidak hanya sebatas inovasi produk dengan mengeluarkan berbagai rasa, tetapi juga menyasar berbagai segmen dari kemampuan ekonomi," papar Politisi Fraksi PKS itu. 

Hal ini, lanjutnya, dibuktikan dengan sejumlah produk premium yang diproduksi PT Santos Jaya Abadi selaku produsen Kapal Api. Dengan demikian, peluang untuk menciptakan aliran kas masuk menjadi lebih besar. Selain itu, aspek pemasaran juga yang menjadi ujung tombak kinerja Kapal Api pun turut digarap serius.

Meskipun demikian Kapal Api telah menjadi market leader di Indonesia, namun pada perkembangannya Kapal Api masih dihadang beragam tantangan salah satunya kehadiran kopi impor luar negeri.

"Berdasarkan data BPS, total volume impor kopi dan produk turunannya ke Indonesia sebesar 12,35 juta kg dalam sembilan bulan pertama pada tahun 2021. Oleh karena itu, Komisi VII DPR RI berhahap PT Santos Jaya Abadi melakukan penetrasi pasar ekspor agar kopi Kapal Api dapat terus bersaing dan berkontribusi bagi peningkatan devisa negara," harapnya

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gubernur Arinal Djunaidi: Optimal Hilirisasi Bikin Kopi Lampung Makin Dikenal

Gubernur Arinal Djunaidi: Optimal Hilirisasi Bikin Kopi Lampung Makin Dikenal

Lampung | Minggu, 16 Oktober 2022 | 10:28 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×