Metro, Suara.com-Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito menyebut bahwa Persentase Realisasi Belanja APBD Provinsi Lampung per 29 Oktober 2022 sebesar 68.91%, berada diatas rata-rata nasional yang berada di angka 60,74%.
Hal tersebut menempatkan Provinsi Lampung di posisi ke-4 dari 10 Provinsi dengan persentase realisasi belanja tertinggi Se-Indonesia Tahun Anggaran 2022. Pada tahun 2021 Pemprov Lampung berhasil merealisasikan belanja daerah sampai 94,01%. Berkat torehan tersebut Provinsi Lampung menerima penghargaan dari Kemendagri sebagai salah satu Provinsi dengan Realisasi APBD Tertinggi Tahun 2021.
Sementara itu, persentase realisasi pendapatan APBD Provinsi Lampung per 29 Oktober 2022 sebesar 74.27%, juga berada diatas rata-rata nasional yang hanya berada di angka 73,71%.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI secara virtual, di Ruang Command Center lt. 2 Diskominfotik Provinsi Lampung, Senin (31/10/2022).
Tito Karnavian pada kesempatan tersebut menegaskan rapat evaluasi dan monitoring pengendalian inflasi setiap pekan dilakukan sesuai dengan arahan Presiden RI.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini angka Inflasi Nasional diangka 5,95 persen dan pertumbuhan ekonomi 5,4 persen pada oktober 2022, mengalamai kenaikan dari bulan sebelumnya.
Pada rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian dan diikuti secara daring oleh seluruh Gubernur, Bupati/Walikota, dan Forkopimda Provinsi/Kabupaten/Kota seluruh Indonesia Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto.