Metro.Suara.com - Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan fenomena pria asal Bogor yang meninggal lalu hidup lagi. Video kejadian yang tersebar tersebut sontak membuat publik geger.
Setelah ditelusuri, kejadian mati suri yang dilakukan oleh pria berinisial US (40) itu diduga hanya rekayasa. Motif US membuat sandiwara itu demi bebas dari lilitan utang dan menghindari debt collector. Aksinya ini dibantu oleh istrinya berinisial Y.
Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin mengungkapkan US tak mengalami 'mati suri' seperti yang tersebar di berbagai unggahan media sosial.
Kejanggalan kematian US ini rupanya telah terendus oleh kepolisian melalui kesaksian pihak yang turut membawanya melalui ambulans jenazah.
Menurut beberapa kesaksian istri US mengeluh keluarganya sedang dililit utang yang bertumpuk. Pihak penagih utang juga sering menyambangi mereka demi menagih utang.
"Ada fakta dari pembicaraan driver ambulans yang membawa dari Jakarta, bahwa Y (istri US) berkeluh kesah sedang dihadapkan oleh utang yang melilit keluarganya dan banyak yang menagih," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin kepada awak media yang dikutip pada Minggu (20/11/2022).
Kronologi awal kejadian mati suri ini bermula saat US disebut sedang menghadiri sebuah acara di Semarang. Lalu, US dikabarkan meninggal dunia dan jenazahnya diterbangkan ke Jakarta dan dimasukkan ke dalam peti di sebuah RS di Jakarta. Namun, peti tersebut tidak tercantum nama US.
Setelah ditelusuri rupanya US bersama sang istri tidak ada perjalanan ke Semarang, maupun ke Rancabungur Bogor dari Jakarta Selatan.
"US (Urip Saputra) bersama-sama dengan istrinya itu tidak melakukan perjalanan dari Semarang. Sebagaimana selama ini disampaikan kepada khalayak bahwa jenazah itu dibawa dari Semarang. Nah itu tidak ada perjalanan dari Semarang ke Jakarta. US bersama anak dan istrinya dijemput di suatu tempat oleh ambulans di wilayah Jakarta Selatan," lanjut Iman.
Baca Juga: Motif Pembunuhan Polisi di Bali Terungkap, Dua TSK Masih Remaja
Saat ditinggal beristirahat di rest area, sopir dan kernet ambulans kaget saat jenazah US tidak ada. Sebelum dinyatakan meninggal dunia, US dalam kondisi sehat. Nadi dan nafasnya terbilang normal layaknya orang sehat. (*)