Metro.Suara.com - Tujuh kandidat bakal calon rektor Universitas Lampung (Unila) menjalani psikotes di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Daerah Lampung, pada Senin (21/11/2022). Ketujuh bakal calon rektor ini menjalani psikotes di ruang psikologi sejak pukul 09.00 WIB.
Kandidat bakal calon rektor tersebut diantaranya Wakil Rektor II Asep Sukohar, Wakil Rektor I Murhadi, Wakil rektor IV Suharso, Ketua LP2M Lusmeilia Afriani, dosen FH Hamzah, Dekan FEB Nairobi, dan juga dosen FEB Marselina.
Sekretaris Senat Unila, Ana mengatakan pendaftar calon rektor unila bisa melebihi delapan orang hingga batas waktu yang ditentukan.
"Kira-kira bisa delapan orang dan mungkin bisa bertambah nanti," katanya.
Humas RSJ Daerah Lampung, David membenarkan ada tes psikologi bakal calon Rektor Universitas Lampung yang dilakukan di RSJ RSJ Daerah Lampung.
"Ya, tes berlangsung di ruang psikologi," kata David dikutip kepada awak media yang dikutip pada Senin sore.
David mengatakan ketua tim pemeriksa dari Rumah Sakit Jiwa Daerah Lampung adalah dr. Tendri Septa, SpKJ (K).
Bakal calon rektor Universitas Lampung menjalani psikotes dan MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) yang berlangsung selama empat jam.
Menurut David, psikotes dan MMPI ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas mental, kemampuan bekerja dalam tim serta bekerja dalam tekanan bakal calon rektor. (*)