Metro.Suara.com - Selain di Kabupaten Cianjur, kerusakan infrastruktur akibat gempa bumi ini juga tercatat di Kabupaten Bogor sebanyak 46 rumah rusak, Kabupaten Sukabumi 443 rumah rusak, dan di Kota Sukabumi sebanyak 14 unit rumah rusak.
BPBD setempat terus melakukan pendataan terkait jumlah korban jiwa dan kerusakan infrastruktur akibat bencana ini.
Terdapat juga kebutuhan mendesak di lapangan seperti 20 unit tenda, alat berat untuk evakuasi, 10 unit penerangan, 100 unit velbed, serta bahan bakar minyak.
"Gempa susulan masih dirasakan di lapangan meski dengan kekuatan lebih kecil dari gempa sebelumnya," ujar Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, kepada awak media yang dikutip pada Selasa (22/11/2022).
BNPB mengimbau kepada seluruh warga di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya untuk mengungsi apabila merasa rumahnya masih belum aman dari bahaya gempa bumi. Warga juga diimbau untuk tetap waspada akan adanya potensi gempa susulan.
Warga juga diminta untuk mengikuti dan mendapatkan informasi dari kanal resmi BNPB, BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah setempat untuk mendapatkan informasi. (*)