metro

Persentase Tingkat Kepuasan Kinerja Presiden RI Joko Widodo Naik, Pengamat Berikan Tanggapan Hasil Survei

Metro Suara.Com
Selasa, 24 Januari 2023 | 16:04 WIB
Persentase Tingkat Kepuasan Kinerja Presiden RI Joko Widodo Naik, Pengamat Berikan Tanggapan Hasil Survei
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Keluarga (Dok. Setkab)

Dalam tiga bulan terakhir, tingkat kepuasan atas kinerja Presiden RI Joko Widodo mengalami peningkatan persentase. Bila sebelumnya mencapai 62,6 persen pada September 2022, maka per Januari 2023.

Dikutip dari Suara.com, Direktur Lembaga Survei Indonesia atau LSI Djayadi Hanan menyampaikan peningkatan penilaian responden yang sampelnya diambil kurun 7-11 Januari 2023.

"Sejak tiga bulan terakhir, kinerja Presiden mengalami peningkatan dalam persepsi positif masyarakat. Dari 62,6 persen pada September 2022 sekarang menjadi 76,2 persen. Kalau dilihat tiga bulan terakhir, peningkatannya cukup signifikan," jelasnya.

Hasil detailnya, 76,2 persen tingkat kepuasan responden akan kinerja Presiden RI Joko Widodo terdiri dari 18,7 persen sangat puas, dan 57,5 persen cukup puas. Kemudian 14,8 persen responden lainnya menyatakan kurang puas terhadap kinerja Presiden RI Joko Widodo, 5,7 persen tidak puas, dan 3,3 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Rosdiana Sijabat, pengamat ekonomi dari Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya menanggapi hasil rilis survei LSI yang menyebut tingkat kepuasan terhadap Presiden Joko Widodo mengalami peningkatan sehingga perolehan akhir mencapai 76,2 persen itu seiring dengan peningkatan persepsi pada aspek ekonomi.

Ia mengatakan tingginya tingkat kepuasan itu karena Presiden Joko Widodo dan jajaran menterinya dinilai mampu mengelola ekonomi dengan baik, meski di tengah situasi krisis global.

"Pemerintah kita, tim ekonomi kementerian, tentu ini semua dinahkodai Presiden Joko Widodo mampu membuat perekonomian kita ini tidak menakutkan seperti perekonomian negara maju. Yang terjadi di beberapa negara, bisa dikatakan sekarang ada ketakutan-ketakutan karena inflasi yang tinggi, suku bunga yang tinggi kemudian pertumbuhan ekonomi yang menurun dan beberapa mungkin juga mengkhawatirkan sampai ke negatif," jelas  Rosdiana Sijabat pada Selasa, (24/1/2023).

"Di bawah kepemimpinan Pak Jokowi terutama memang mungkin di beberapa kuartal terakhir, kita melihat bagaimana pemerintah terus berupaya. Baru saja COVID-19 ditangani, ada banyak ketidakpastian ekonomi secara global. Saya kira (survei) sesuatu cerminan bagaimana publik mengapresiasi kinerja kementerian, kinerja dari Pak Jokowi," lanjut Rosdiana Sijabat.

Ia meminta pemerintah tetap harus waspada, karena situasi ekonomi global akan semakin penuh dengan tantangan yang perlu dikelola dengan baik. Seperti guncangan inflasi yang cenderung tinggi di negara-negara maju.

"Ada banyak tantangan juga, mungkin yang bisa kita lihat ketika terjadi inflasi yang cenderung tinggi di negara maju , seperti di Eropa, Amerika serikat, Inggris itu di atas 10 persen, kemudian di kawasan ASEAN juga banyak negara seperti Laos misalkan, inflasinya mencapai dua digit," lanjut Rosdiana Sijabat.

Sementara situasi dalam negeri, pemerintah perlu mengantisipasi efek domino dan mencegah gelombang PHK dari beberapa sektor usaha imbas dari turunnya permintaan global.

"Apakah pemerintah akan bisa mempertahankan dan segera mengatasi supaya tidak terjadi efek domino dari PHK massal di sektor startup atau sektor manufaktur ini tidak mudah bagi pemerintah di tengah-tengah turunnya permintaan global terhadap produk-produk sektor manufaktur termasuk dari Indonesia," lanjutnya.

Nah, melihat hasil survei dari LSI menunjukkan bahwa publik masih menaruh harapan yang begitu tinggi terhadap kemampuan pemerintah untuk mengelola perekonomian Indonesia dengan baik terutama di 2023.

"Meskipun kita tahu tidak bisa lari dari krisis global, tetapi penting sekali untuk membangun trust yang positif terhadap kepemimpinan Pak Jokowi, saya kira itu momentum yang terus perlu dibangun di tengah-tengah ada beberapa masalah-masalah isu-isu ekonomi yang di dalam negeri yang kita lihat saat ini juga menjadi bagian dari dampak pelemahan kinerja global," pungkas Rosdiana Sijabat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI