Ferry Irawan justru marah dan mengangkat tubuh Venna Melinda serta membantingnya ke kasur.
“Badan saya diangkat dan didorong ke tempat tidur. Dia tindih badan saya. Makanya badan saya tak dapat bergerak,” kata Venna Melinda.
Selama ditindih, kaki Venna Melinda juga dikunci oleh Ferry Irawan yang memang jago silat.
“Saat itulah dia menekan tulang hidung saya memakai dahinya. Sakitnya kayak menghitung satu sampai sepuluh, dari pelan sampai kencang,” kata Venna Melinda.
Baca Juga: Bria Bersenjata Parang Serang Pendeta Di Gereja, Satu Tewas
Venna Melinda sempat berteriak meminta Ferry Irawan membuka tekanan di hidung dan kuncian kakinya.
“Aku bilang ‘Bi, ini hidungku patah. Hidungku bisa patah’ barulah dia lepaskan. Begitu tekanan dilepas, darah langsung mengucur dari hidungku. Dia lalu mengelap darahnya,” kata Venna Melinda.
Untuk diketahui, Ferry Irawan kini bersatus sebagai tersangka kasus KDRT. Sejak tanggal 16 Januari, Ferry juga dijebloskan ke sel tahanan.