Fans Ferdy Sambo, Syarifah Ima mengaku tidak terima jika mantan Kadiv Propam itu dituntut hukuman seumur hidup dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Menurutnya, Ferdy Sambo tak layak dihukum berat karena hanya memerintahkan Bharada E untuk menghajar dan tidak terlibat dalam menembak korban.
Hal itu lah yang membuat Syarifah menilai Ferdy Sambo tak layak dihukum seumur hidup seperti tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Syarifah menilai hukuman yang tepat untuk Ferdy Sambo adalah sama dengan Bharada E yang mendapatkan tuntutan 12 tahun penjara.
"Nggak, harusnya sama kayak Bharada E. Dia (Ferdy Sambo) kan nggak nyuruh nembak, nyuruhnya hajar," ucap Syarifah Ima dikutip dari kanal YouTube Uya Kuya TV, Rabu (08/02/2023).
Uya Kuya yang mendengar penuturan fans Sambo itu nampaknya geram.
Uya lalu mengingatkan Syarifah bahwa status Bharada E adalah sebagai justice collaborator dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
"Nggak bisalah! Bharada E itu justice collaborator, dia yang buka semuanya. Lo percaya Sambo nggak nembak?" tanya Uya Kuya.
Syarifah menjawab bahwa dia percaya apabila suami Putri Candrawathi itu tidak ikut menghabiwi nyawa Brigadir J, karena tak ada bukti konkret mengenai hal tersebut.
Baca Juga: Park Min Young Balas Dendam pada Suaminya yang Selingkuh di Drama Terbarunya
"Percaya, harusnya Pak Sambo tuh hukumannya lebih ringan, dia kan nggak nembak nyuruhnya hajar. Kenapa Bharada E nembak?" ujar Syarifah Ima.
"Pak Sambo bisa saja benar, emang ada buktinya? Mana buktinya," lanjutnya.
Selain itu, Syarifah meminta Majelis Hakim untuk memberikan hukuman ringan kepada Ferdy Sambo.
"Buat Pak Hakim, tolong nanti bisa meringankan hukuman Pak Sambo. Dia punya anak, jangan seumur hidup, kasihan. Pak Sambo juga manusia biasa," tuturnya.
Syarifah mengungkapkan ada rasa takut bila sang idola mendapat hukuman seumur hidup.
"Bapak Sambo semangat, sabar yang kuat. Aku takut seumur hidup, aku mau nemenin dia," katanya