Bripka Madih Minta Maaf Soal Dugaan Duit Pelicin, 10 Pengacara Dampingi dalam Pemeriksaan Satgas Anti Mafia Tanah

Metro

Jum'at, 10 Februari 2023 | 09:22 WIB
Bripka Madih Minta Maaf Soal Dugaan Duit Pelicin, 10 Pengacara Dampingi dalam Pemeriksaan Satgas Anti Mafia Tanah
Bripka Madih didampingi 10 pengacara saat mendatangi Polda Metro Jaya ((Suara.com/M Yasir))

Setelah dipastikan dugaan pemerasan tidak ada, ini yang dilakukan Bripka Madih.

Pada Selasa (7/2/2023), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan pihak Kepolisian telah mempertemukan Bripka Madih dengan mantan penyidik berinisial TG yang disebut-sebut melakukan pemerasan terkait laporan kasus tanah 2011. Saat itu Bripka Madih menyatakan dimintai duit pelicin dan hadiah sebidang tanah 1.000 m persegi.

Dikutip dari kanal News Suara.com, Bripka Madih telah menyampaikan permohonan maaf kepada TG setelah dipastikan dugaan pemerasan tidak ada.

"Setelah dikonfrontir mendasari konfrontasi kedua belah pihak langsung tidak ada yang dapat dibuktikan," jelas Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Dari hasil konfrontir antara Bripka Madih dan TG, semuanya mengaku adanya objek laporan pada 2011 yang dilayangkan ibunda Bripka Madih, Halimah, tentang objek tanah seluas 1.600 m persegi.

"Benar objek 1.600 m persegi, dan tidak dibantah oleh Bripka Madih. Sedangkan Bripka Madih menuntut 3.600 m persegi, ketika dikonfrontir  ditanya ke TG benar 1.600 meter persegi. Artinya ini tidak dibantah," tandas Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Kemudian untuk keterangan tempat, keduanya memiliki kesesuaian dengan proses laporan di Kantor Dirkrimum di Kamneg yang memuat sekitar belasan penyidik.

"Ada persamaan dalam waktu dan tempat tidak ada bantahan dan yang kami salut gentle juga dari Pak Bripka Madih langsung mendatangi TG, memeluk, dan menyatakan "Minta maaf Pak Haji. Saya mohon maaf"," jelas Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko Trunoyudo menirukan ucapan Bripka Madih saat dikonfrontir.

"Artinya kami apresiasi supaya jelas semua. Jangan sampai ini semuanya kemudian menjadi suatu opini yang berkembang di publik, salah satu caranya adalah konfrontir," tambahnya.

Selain itu, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko juga menyampaikan rekam jejak hitam Bripka Madih. Anggota Provos Polsek Jatinegara ini tercatat sudah dua kali dilaporkan ke Propam terkait kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Laporan pertama dilayangkan istri Bripka Madih berinisial SK pada 2014. Istri sah dan kini sudah cerai. Saat itu putusan berupa pelanggaran disiplin. Kemudian pada 2022 oleh istri keduanya berinisial SS yang dinikahi setelah bercerai dengan SK. Namun pernikahan kedua ini tidak dilaporkan sehingga tak tercatat secara kedinasan, proses akan ditakeover oleh Bidang Propam Polda Metro Jaya terkait pelanggaran kode etik dengan adanya KDRT.

Kekinian, Satgas Anti Mafia Tanah Bareskrim Polri akan memeriksa Bripka Madih pada hari ini, Jumat (10/2/2023). Pemeriksaan ini dilakukan menindaklanjuti aduan yang dilayangkan Bripka Madih terkait sengketa tanah milik orangtuanya.

Kuasa hukum Bripka Madih, Yasin Hasan mengatakan pemeriksaan terhadap kliennya ini dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB.

"Rencananya kami akan hadir, Pak Madih didampingi penasehat hukumnya akan hadir," kata Yasin Hasan kepada wartawan, Jumat (10/2/2023).

Pada Kamis (9/2/2023), Bripka Madih mendatangi Polda Metro Jaya untuk menanyakan perkembangan kasus sengketa tanah yang diklaim milik orangtuanya. Saat itu ia menyatakan didampingi 10 pengacara. Mereka memberikan pendampingan hukum secara cuma-cuma alias gratis.

"Mohon maaf nilainya ibadah, panggilan hati karena si Madih ini katanya ke mana-mana cuma sama bini, sama teman, enggak ada pendampingan" jelas Bripka Madih di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/2/2023).

Salah satu pengacara Bripka Madih, Yasin Hasan menjelaskan alasan pihaknya datang ke Polda Metro Jaya untuk menanyakan perkembangan kasus yang dilaporkan orang tua Bripka Madih pada 2011.

"Setelah kemarin viral, sekarang agendanya kami mau mempertanyakan polisi periksa polisi terkait dengan pelaporan 2011," jelasnya.

Menurut Yasin Hasan, salah satu pejabat Polda Metro Jaya  menyampaikan kasus diproses. Namun kenyataannya, pihaknya belum menerima laporan terkait perkembangan kasus itu.

"Kalau (kasusnya) jalan dari 2011 sampai sekarang belum ada perkembangan, pertanyaannya apakah jalan atau stuck di tempat? Masa yang katanya jalan sampai sekarang belum ada perkembangan apa-apa," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Pajak Girik yang Masih Dibayarkan Bripka Madih, Apa Itu?

Mengenal Pajak Girik yang Masih Dibayarkan Bripka Madih, Apa Itu?

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 14:17 WIB

Anggap Petinggi Polda Metro Jaya Tidak Melihat Masalah Apple to Apple, Bripka Madih Keberatan Soal Hak Tanah Dikaitkan KDRT

Anggap Petinggi Polda Metro Jaya Tidak Melihat Masalah Apple to Apple, Bripka Madih Keberatan Soal Hak Tanah Dikaitkan KDRT

Metro | Selasa, 07 Februari 2023 | 11:27 WIB

Bripka Madih, Pelapor Duit Pelicin Dijemput Petugas untuk Pemeriksaan di Polda Metro Jaya

Bripka Madih, Pelapor Duit Pelicin Dijemput Petugas untuk Pemeriksaan di Polda Metro Jaya

Metro | Selasa, 07 Februari 2023 | 07:54 WIB

Sedang Viral Kena Pemerasan Duit Pelicin untuk Urus Tanah, Bripka Madih Malah Ketahuan Pernah Aksi KDRT

Sedang Viral Kena Pemerasan Duit Pelicin untuk Urus Tanah, Bripka Madih Malah Ketahuan Pernah Aksi KDRT

Metro | Sabtu, 04 Februari 2023 | 14:55 WIB

Polda Metro Jaya Akan Konfrontir Bripka Madih dengan Eks Penyidik yang Minta Duit Pelicin dan Tanah

Polda Metro Jaya Akan Konfrontir Bripka Madih dengan Eks Penyidik yang Minta Duit Pelicin dan Tanah

Metro | Sabtu, 04 Februari 2023 | 10:27 WIB

Viral Bripka Madih Perjuangkan Tanah Milik Orangtua, Saat Lapor Malah Oknum Penyidik Minta Dana

Viral Bripka Madih Perjuangkan Tanah Milik Orangtua, Saat Lapor Malah Oknum Penyidik Minta Dana

Metro | Jum'at, 03 Februari 2023 | 13:06 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×