Beredar kabar yang menyebut jika ibu Nofriansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Rosti Simanjuntak, dipilih menjadi algojo yang akan mengeksekusi mati Ferdy Sambo.
Informasi ini diperoleh melalui video yang diunggah oleh akun Facebook Joyce pada Selasa (14/2/2023).
Dalam unggahannya, akun Facebook ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"SESUAI HARAPAN IBU JOSHUA NYAWA DIBAL4S NY4WA SAMBO DIHUKUM M4T1"
"BHARADA E TERSENYUM LEPAS !! MELIHAT NAFAS TERAKHIR SAMBO. NYAWA HARUS DIBAYAR NYAWA. IBU JOSHUA YG AKAN EKSEKUSI SENDIRI SAMBO."
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, tampak foto Rosti Simanjuntak sedang berhadapan dengan Ferdy Sambo.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Rosti Simanjuntak akan jadi algojo yang mengeksekusi mati Ferdy Sambo adalah tidak benar.
Baca Juga: Indonesia Sampaikan 5 Pandangan Mengenai Dunia Kerja dalam KTT Pemerintah Dunia 2023
Faktanya, dalam video berdurasi 10 menit 32 detik tersebut sama sekali tidak menguraikan dan menjelaskan terkait klaim yang telah ditulis dalam video ini.
Tayangan ini justru berisi beberapa potong video berbeda-beda yang diedit menjadi satu, di antaranya video Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi ketika tiba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Selain itu, video mengenai pernyataan kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.
Selain itu, narator dalam video ini juga hanya membacakan artikel berjudul Ibunda Brigadir J Siap Datangi Sidang Vonis Ferdy Sambo Minta Hukuman Mati: Putri Candrawathi Biang Kerok! yang diunggah oleh populis.id pada Minggu (5/2/2023).
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Rosti Simanjuntak dipilih menjadi algojo yang mengeksekusi mati Ferdy Sambo.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Rosti Simanjuntak akan jadi algojo yang mengeksekusi mati Ferdy Sambo adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.