Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok dikabarkan ikut bersekongkol bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dalam kasus KM 50.
Informasi ini didapatkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube MENEMBUS BATAS UPDATE pada Kamis (16/2/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"AHOK DAN KAPOLDA BERSEKONGKOL DI KM 50 - trending on youtube - MENEMBUS BATAS UPDATE."
"BARU TERBONGKAR HARI INI. FADIL DAN AHOK BERSEKONGKOL DI KM 50. KEJANGGALAN KM 50 BIKIN PUBLIK KEBINGUNGAN DAN BIMBANG."
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, tampak mantan pentolan FPI Habieb Rizieq Shihab berhadapan dengan Ahok dan Kapolda Metro Jaya.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Ahok dan Kapolda Fadil Imran bersekongkol dalam kasus KM 50 adalah tidak benar.
Baca Juga: MUI Resmi Keluarkan Fatwa Halal Mixue: Bahan Halal dan Suci
Faktanya, dalam video berdurasi 8 menit 7 detik ini sama sekali tidak berisi mengenai uraian dan penjelasan terkait klaim yang ditulis oleh pengunggah video.
Tayangan ini justru berisi beberapa video berbeda-beda yang diedit menjadi satu. Salah satunya video Refly Harun yang menyoroti keterlibatan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran dalam kasus KM 50.
Selain itu, narator dalam video ini juga hanya membacakan artikel riaunews.com berjudul Respons Kapolri yang Singgung Tragedi KM 50, Kuasa Hukum Laskar FPI: Apa Peluru Bisa Belok? pada 26 Agustus 2022.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Ahok dan Kapolda Fadil Imran bersekongkol dalam kasus KM 50.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ahok dan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran bersekongkol dalam kasus KM 50 adalah keliru.