Penganiayaan sadis yang dilakukan Mario Dandy Satriyo terhadap David, anak petinggi GP Ansor, terus menjadi perbincangan. Pasalnya sampai sekarang belum terungkap alasan sebenarnya Dandy tega menganiaya hingga menyebabkan David koma.
Belakangan beredar dugaan Dandy tega menganiaya David dengan begitu sadis karena provokasi dari kekasihnya yang merupakan mantan pacar korban, AG alias Agnes.
Isu ini sudah dibantah oleh kuasa hukum Agnes, tetapi publik tetap ramai membicarakan sosoknya. Termasuk sosok Agnes yang disebut-sebut suka play victim sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
Hal ini seperti diungkap oleh postingan akun Instagram @lambegosiip. Video tersebut rupanya mendasarkan dugaannya pada cuitan warganet yang mengaku sebagai teman gereja Agnes.
"Warganet yang mengaku teman gereja Agnes yang mengaku kasihan dengan kedua orangtuanya yang terkejut dengan kelakuan anaknya," ungkap narator video, dikutip pada Minggu (26/2/2023).
"Tak hanya itu, dia juga mengatakan Agnes memang memiliki karakter suka playing victim sejak duduk di bangku SD. Lebih lanjut menurut akun Twitter tersebut, Agnes memang anak yang suka mencari sensasi," lanjutnya.
Karena itulah, warganet yang mengaku teman gereja Agnes itu juga merasa tidak heran bila siswi SMA Tarakanita 1 tersebut bisa sampai menimbulkan keributan sebesar yang terjadi sekarang.
Namun tentu saja pengakuan ini tidak bisa ditelan mentah-mentah lantaran polisi sempat mengungkap adanya dugaan wanita lain yang menjadi provokator aksi penganiayaan sadis tersebut.
Meski begitu, publik tetap meramaikan video pengakuan tersebut dengan desakan agar Agnes segera ditangkap dan diberi hukuman maksimal apabila terbukti terlibat dalam penganiayaan tersebut.
Baca Juga: Kasus Mario Dandy Go International, Malah Dirujak Imbas Pakai Foto David Gadgetin
"15 tahun... kalau saya mah dulu umur segitu masih suka koleksi poster westlife dari tabloid," komentar warganet, membandingkan gaya hidupnya dengan Agnes.
"Sambo PC versi lite," sindir warganet, merujuk pada kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang disebut-sebut bermula dari laporan Putri Candrawathi kepada Ferdy Sambo.
"Tangkep juga lah yang cewe, kan biang keladinya dari cewenya ini," timpal yang lainnya.