Venna Melinda diketahui bersikap begitu keras menanggapi kemelut rumah tangganya bersama Ferry Irawan.
Dari sikapnya, Venna seolah menegaskan besarnya keinginan untuk berpisah dari Ferry yang diduga telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengannya.
Namun belakangan terungkap Venna malah akan mencabut gugatan cerainya terhadap Ferry. Hal ini sebagaimana disampaikan kuasa hukum Ferry, Sunan Kalijaga, seperti dikutip dari kanal YouTube Sambel Lalap.
"Perkara nomor 600 atau gugatan dari pihaknya Mbak Venna akan dicabut," ujar Sunan, dikutip pada Senin (27/2/2023). Sunan juga menambahkan bahwa keputusan itu telah disepakati oleh kubu Venna.
Namun pertanyaannya, mengapa Venna akhirnya mencabut gugatan cerainya padahal sebelumnya sangat vokal menginginkan perpisahan?
Usut punya usut hal ini berkaitan dengan mekanisme persidangan. "Ada kesepakatan bahwa yang akan terus disidangkan itu perkara yang lebih dahulu masuk, yaitu perkara kami, gugatannya Mas Ferry di nomor 595," ucap Sunan.
Sebagai pengingat, Venna memang terlebih dahulu melantangkan keinginan untuk bercerai tetapi kubu Ferry mencuri start dengan mengajukan terlebih dahulu. Terbukti dari nomor berkas gugatan cerainya, di mana milik Ferry di nomor 595, sedangkan Venna di nomor 600.
"Sementara melalui kuasa hukumnya, didengar di dalam bersama majelis hakim dan juga ada Mbak Venna dan keluarga, menyampaikan gugatan dari pihaknya Mbak Venna itu minggu depan akan dicabut," tutur Sunan.
"Sehingga proses hukum atau persidangan yang berjalan itu dari nomor 595 atau pihak Mas Ferry sebagai pemohon atau penggugat," sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sunan juga sempat ditanyai perihal momen mati kutu yang dialaminya kala berhadapan dengan Venna Melinda.
Sunan lantas menerangkan saat itu memang ada perbedaan persepsi dari kedua belah pihak. Sunan menilai pihak Venna begitu berpegang pada aspek hukum sementara kubu Ferry lebih ke kekeluargaan. Alhasil surat tulisan tangan dari Ferry pun dianggap cukup sebagai surat kuasa penerimaan barang-barang tetapi kubu Venna berkata sebaliknya.
"Saya ini kan juga sibuk. Bukan hanya perkara urusan, kalau kata senior saya ini urusan receh, saya juga sibuk," jelas Sunan.
"Artinya ketika ada surat dari Mas Ferry lalu saya (cuma) teruskan ke Pak Imam untuk menyelesaikan segala sesuatu terkait dengan administrasinya," imbuhnya.