- Transjakarta sampaikan duka cita atas kecelakaan maut pejalan kaki di Pondok Labu.
- Seorang pejalan kaki tewas tergilas bus Transjakarta di Jalan Margasatwa Raya.
- Transjakarta serahkan penyelidikan kecelakaan maut armada miliknya kepada pihak kepolisian.
Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) buka suara terkait kecelakaan maut yang melibatkan armadanya di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026). Manajemen menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden yang merenggut nyawa seorang pejalan kaki di Jalan Margasatwa Raya, Pondok Labu tersebut.
"PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang mendalam atas insiden yang terjadi di Jalan Margasatwa Raya, Jakarta Selatan," ujar Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta, Ayu Wardhani, dalam keterangan resminya.
Terkait proses hukum, Transjakarta memastikan akan kooperatif dan mengikuti seluruh tahapan yang sedang dilakukan pihak berwenang.
"Saat ini, kami menyerahkan seluruh proses penanganan dan penyelidikan kepada pihak kepolisian serta menghormati prosedur hukum yang berjalan. Kasusnya kini tengah ditangani oleh Polda Metro Jaya," lanjut Ayu.
Peristiwa tragis tersebut terjadi tepat di depan Bus Stop Taman DDN, Pondok Labu, sekitar pukul 14.20 WIB. Seorang pemuda bernama Sutaji dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah diduga tergilas roda bus. Korban merupakan warga setempat yang berdomisili di kawasan Pondok Labu.
Kecelakaan bermula saat bus dengan nomor polisi B-7756-TGC yang dikemudikan oleh sopir berinisial SH melaju dari arah timur menuju Bus Stop Taman DDN.
"Sesampainya di TKP, tepatnya di Bus Stop Taman DDN, diduga roda belakang kendaraan melindas pejalan kaki," demikian bunyi paparan kronologi dari pihak kepolisian.
Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka parah di bagian kepala. Petugas kepolisian yang menangani kasus ini segera mengevakuasi jenazah korban ke RSUP Fatmawati untuk menjalani proses visum et repertum.
Hingga kini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dan melakukan olah TKP guna mengusut penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Baca Juga: Nasib Tragis Sutaji, Pemuda Pondok Labu Tewas Terlindas Transjakarta di Depan Bus Stop Taman DDN