Kuasa hukum David Ozora, mengungkap sejumlah kebohongan tersangka penganiayaan, Mario Dandy, dalam adegan rekonstruksi yang digelar belum lama ini.
Melissa Anggraini yang ditunjuk sebagai pengacara oleh keluarga David mengungkapkan, Mario Dandy berbohong karena mengaku alasan penganiayaan terhadap David karena dipicu oleh pelecehan.
"Dia (Mario) berbohong dengan menyampaikan adanya pelecehan yang dilakukan anak korban D kepada anak adiknya yang entah siapa maksudnya," tulis Melissa melalui Twitter, dikutip Kamis (16/3/2023).
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan bukti rekaman video atau rekonstruksi tidak ditemukan kalimat Mario yang mengonfimasi terkait pelecehan itu.
"Yang ada hanya kata-kata arogansi seperti 'berani nggak lu sm gua anj***' (dan) 'gua nggak takut anak orang mati'. Dari awal dia hanya ingin membuktikan kepada anak (pelaku) AG bahwa dia lebih hebat, lebih jago," tutur Mellisa.
Kebohongan lain adalah saat petugas satuan keamanan (satpam) datang pertama kali. Ketika itu, Mario mengatakan tengah bertamu ke rumah yang terdapat mobil berwarna merah.
"Lalu kebohongan terkait (kalimat) free kick yang katanya itu kata-kata dari tersangka S (Shane Lukas)," ucap Mellisa.
Kemudian akhir-akhir ini, Mario melalui kuasa hukumnya menyatakan kerap menanyakan kondisi David.
"Dia sampaikan melalui kuasa hukumnya dia hanya bertanya kondisi anak korban D tanpa pernah bertanya terkait ayahnya juga anak AG. Wallahua'lam bisshawab," paparnya.
Baca Juga: Warga Laporkan Jalan Rusak Melalui Aplikasi Jalan Cantik, Pemprov Jateng Respons Cepat
Sebagai informasi, David saat ini sudah menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama 21 hari atau 3 pekan, sejak 20 Februari 2023 lalu.
David sendiri saat ini masih terbaring dan belum bisa sadarkan diri secara sempurna.