Belakangan ini, publik sedang dihebohkan dengan rumor Devano Danendra yang memutuskan untuk murtad atau pindah dari agama Islam. Rumor ini muncul usai Devano terciduk mengenakan kalung salib.
Buntut dari gegeranya isu tersebut, muncul kabar yang menyebut jika Iis Dahlia tak mau lagi mengakui Devano Danendra sebagai anak.
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube Hot Kiss pada Selasa(4/4/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube yang telah memiliki lebih dari 578 ribu subsciber ini menuliskan judul sebagai berikut, "HARI INI || USAI PINDAH AGAMA KINI IIS DAHLIA TAK SUDI AKUI DEVANO SEBAGAI ANAK".
Sementara itu, dalam thumbnail video yang dibagikan juga tertulis keterangan serupa, "Artis Devano Pindah Agama. Iis Dahlia Tak Sudi Akui Devano Sebagai Anak".
Lalu, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Devano Danendra murtad hingga Iis Dahlia tak mau mengakui Devano sebagai anak adalah tidak benar.
Pasalnya, dalam unggahan berdurasi 3 menit 2 detik tersebut sama sekali tidak menguraikan dan memberikan bukti valid terkait klaim yang telah ditulis di bagian judul video. Tayangan ini justru hanya berisi beberapa slide foto Iis Dahlia dan Devano Danendra.
Selain itu, narator dalam video ini pun hanya mengutip dan membacakan artikel berjudul Putra Iis dahlia Pindah Keyakinan, Sang Biduan Beri Pesan ke Devano Danendra,Tau Yang Baik dan Tidak yang diunggah Pos-Kupang.com 27 Maret 2023.
Artikel ini mengupas soal pernyataan Iis Dahlia yang mengaku telah memberikan pesan kepada anak-anaknya soal pilihan hidup kedua anaknya.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai klaim Devano Danendra murtad hingga Iis Dahlia tak mau mengakui Devano sebagai anak.
Simpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Iis Dahlia tak sudi akui Devano Danendra sebagai anak gegera murtad adalah keliru.
Informasi yang disebarkan kanal YouTube Hot Kiss tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.