Sidang kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilaporkan Venna Melinda di Pengadilan Negeri Kota Kediri dengan terdakwa Ferry Irawan terus bergulir.
Di tengah persidangan kasus tersebut, Ferry Irawan melontarkan pernyataan yang mencengangkan. Pasalnya, aktor yang pernah membintangi film Leak ini mengklaim dirinya dijadikan tumbal sang istri yang ingin nyaleg.
"Saya bagaikan pohon di tengah jalan yang harus disingkirkan. Digantikan dengan simpatisan untuk kursi dewan kekuasaan. Itulah yang terjadi sama saya," kata Ferry usai menghadiri sidang kasus KDRT beberapa waktu lalu.
Ibu Verrell Bramasta tersebut pun mengaku kecewa karena dirinya dituding seolah-olah mengorbankan suaminya sendiri karena ingin maju dalam kontestasi politik.
"Aku juga kecewa sih pada saat Ferry ngomong bahwa dia bagaikan pohon di tengah jalan kemudian ditukar dengan kursi kekuasaan atau apa kalau nggak salah. Jadi seolah-olah aku itu mengorbankan suami hanya gara-gara aku pengen duduk di legislatif," kata Venna seperti dikutip melalui tayangan kanal YouTube MAIA ALELDUL TV pada Senin (10/4/2023).
Menampik tudingan yang dilayangkan kepadanya, Venna Melinda lantas menegaskan bahwa ia sudah pernah duduk di kursi DPR RI sejak tahun 2009. Sehingga dirinya tak perlu mencari panggung dengan merekayasa kasus KDRT yang menimpanya.
"Aku klarifikasi, di tahun 2009-2018, sampai aku mengundurkan diri dari DPR karena aku pindah partai. Aku adalah orang yang sudah jadi anggota DPR, tanpa perlu ada kasus KDRT," ungkap Venna.
Ia pun menjelaskan bahwa dirinya tak akan mengorbankan suaminya hanya untuk mendapatkan kursi di DPR. Menurutnya, kasus KDRT yang menimpanya dengan rencana nyaleg adalah dua hal yang tak saling berkaitan.
"Jadi nggak mungkin lah aku mengorbankan suami hanya untuk kursi dewan. Kayaknya nggak ada relevansi, nggak ada korelasi, dan itu bukan aku. Karena untungnya di mana," pungkasnya.
Baca Juga: Cek Fakta: Devano Danendra Dihipnotis Uya Kuya, Benarkan Akui Dirinya Murtad