Beredar video dengan narasi artis Andhika Pratama meninggal dunia. Para pelayat disebut padati rumah duka suami Ussy Sulistiawaty tersebut.
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube RASIS pada Minggu (9/4/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube yang telah memiliki lebih dari 35 ribu subsciber ini menuliskan judul sebagai berikut, "INNALILLAHI: Andika Pratama Meninggal Dunia Para Pelayat Padati Rumah Duka".
Sementara itu, dalam thumbnail video yang dibagikan juga tertulis keterangan serupa, "BREAKING NEWS. Pelayat Berdatangan Padati Rumah Duka. Andika Pratama Meninggal Dunia".
Lalu, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Andhika Pratama meninggal dunia adalah tidak benar.
Dalam unggahan berdurasi 2 menit 52 detik tersebut sama sekali tidak menguraikan dan memberikan bukti valid terkait klaim yang telah ditulis di bagian judul video.
Pasalnya, tayangan ini pun berisi beberapa slide foto para artis yang sedang melayat. Mulai dari Sule, Chika Jesicca, Denny Cagur, hingga Yasmin Wildblood.
Baca Juga: Suami di Medan Pukul Istri Gegara Minta Uang Rp 50 Ribu, Polisi Tangkap Pelaku
Selain itu, narator dalam video ini hanya mengulas soal kabar meninggalnya seorang pendaki asal Bandung bernama Andika Pratama di Gunung Cartenz, Papua. Artikel ini sama sekali tidak membahas kabar soal suami Ussy Sulistiawaty.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai klaim artis Andhika Pratama meninggal dunia.
Simpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar artis Andhika Pratama meninggal dunia adalah tidak benar.
Informasi yang disebarkan kanal YouTube RASIS tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi.