Nama Ida Dayak tengah hangat dibahas karena dipercaya mampu mengobati berbagai penyakit.
Kabarnya, Ustaz Dhanu dan Ustaz Abdul Somad (UAS) disebut membongkar sosok astral di balik pengobatan Ida Dayak.
Kabar ini diungkap lewat video yang diunggah di channel YouTube Central Berita Indonesia.
"Geger Akhirnya Ibu Ida Dayak Angkat Bicara Tentang Mahluk Astral Yang Mendampinginya," tulis judul video itu.
Sampul video menampilkan foto Idaa Dayak, Ustaz Dhanu, dan UAS, bersama dua sosok diklaim makhluk astral.
"Menghebohkan Ibu Ida Dayak Tak Tinggal Diam saat Ustadz Kondang Ini Blak Blakan Bongkar Rahasia Besar tentang Pengobatannya di Depan Publik," narasi sampul video.
Hingga saat ini, Rabu (12/4/2023), video ini telah ditonton sebanyak lebih dari 3.500 tontonan.
Lantas, benarkah kabar menghebohkan ini?
Baca Juga: Muncul Wacana Kenaikan Tarif TransJakarta, PSI: Kebangetan, Berdiri di Bus Saja Susah
Setelah tim Metro Suara menyelesaikan penelusuran dengan menyaksikan video berdurasi 4 menit 55 detik, informasi yang disampaikan salah.
Narator dalam video tersebut membeberkan kemampuan Ibu Ida Dayak dalam mengobati.
Kemudian, narator juga membahas pro kontra masyarakat terhadap pengobatan alternatif tersebut.
Narator menginformasikan dari sebuah akun TikTok menyebut Ustaz Dhanu mengungkap sosok astral di balik pengobatan Ibu Ida Dayak, yang disebut Panglima Burung.
Namun, penyampaian dari narator itu tidak disertai bukti konkret dan justru dia menyampaikan sanggahan dari Ida Dayak.
Menurut narator, Ida Dayak mengaku pengobatan yang dilakukan dengan seiijin Allah karena dirinya beragama Islam.
Hingga akhir narator tidak menyebut nama UAS sama sekali.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, maka daapat disimpulkan bahwa kabar Utaz Dhanu dan UAS membongkar sosok astral di balik pengobatan Ida Dayak merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].