Beredar narasi yang menyebut Reino Barack merupakan dalang dari kasus pencucian uang mantan Pejabat Pajak Rafael Alun Trisambodo.
Dalam narasi yang tersebar, Luna Maya bahkan ikut campur dengan menyebut bahwa kejadian tersebut merupakan karma bagi Syahrini.
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube Vemi Liar pada Sabtu (22/4/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube yang telah memiliki lebih dari 457 ribu subsciber ini menuliskan judul sebagai berikut, "TERKUAK !! REINO BARACK LAH DALANG DARI PENCUCIAN UANG RAFAEL ALUN,LUNA MAYA UCAPKAN KARMAA SYAHRINI".
Sementara itu, dalam thumbnail video yang dibagikan juga tertulis keterangan yang senada, "REINO BARACK TERNYATA DALANG RAFAEL ALUN? REINO BARACK RESMI DIAMANKAN POLISI PENCUCIAN UANG. KONDISI SYAHRINI DALAM BUI, LUNA MAYA AKUI BAHAGIA".
Lalu, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim suami Syahrini menjadi dalang dalam kasus pencucian uang Rafael Alun Trisambodo adalah tidak benar.
Dalam unggahan berdurasi 3 menit 7 detik tersebut sama sekali tidak menguraikan dan memberikan bukti valid terkait klaim yang telah ditulis di bagian judul video. Pasalnya, sebagian besar tayangan ini hanya berisi slide foto Syahrini dan Reino Barack.
Selain itu, narator dalam video ini pun hanya mengulas terkait rumor kebangkrutan Reino Barack dan Syahrini.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai Reino Barack dalang dari kasus pencucian uang eks Pejabat Pajak.
Simpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Reino Barack merupakan dalang dari kasus pencucian uang Rafael Alun Trisambodo adalah tidak benar.
Informasi yang disebarkan kanal YouTube Vemi Liar tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi.