Ferdy Sambo dengan sang istri, Putri Candrawathi dinyatakan bersalah dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Aksi keji tersebut juga melibatkan tiga orang lainnya, salah satunya Kuat Maruf.
Sebelumnya, dirumorkan bahwa Kuat Ma'ruf memiliki hubungan gelap dengan Putri Candrawathi. Belakangan ini, bahkan beredar kabar jika Kuat Ma'ruf adalah penyebab Ferdy Sambo pisah rumah dengan sang istri.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube INDO NEWS UPDATE yang mengunggah video singkat berjudul "Putri Candrawathi Tertangkap Basah!! Ternyata Kuat Ma'ruf Penyebab Ferdy Sambo Pisah Rumah".
Keterangan serupa juga terlihat dalam thumbnail video beserta potret Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi duduk di atas ranjang. Sementara itu, di hadapan keduanya tampak Ferdy Sambo.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 2.600 penayangan. Namun, benarkah Kuat Ma'ruf menjadi penyebab Ferdy Sambo pisah rumah?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 2 menit 18 detik tersebut, tidak ditemukan bukti kredibel ataupun pernyataan secara resmi yang menyatakan bahwa Putri Candrawathi tertangkap basah dan Kuat Ma'ruf menjadi penyebab Ferdy Sambo pisah rumah.
Narator dalam video hanya memberikan informasi terkait banding Ferdy Sambo yang ditolak serta proses awal persidangan Ferdy Sambo dahulu.
Hingga akhir video, narator tidak menjelaskan terkait klaim Kuat Ma'ruf menjadi penyebab Ferdy Sambo pisah rumah, seperti yang tertera pada judul.
Selain itu, foto yang digunakan dalam thumbnail pun hasil rekayasa dan tidak ada hubungannya dengan kasus Ferdy Sambo cs.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Kuat Ma'ruf menjadi penyebab Ferdy Sambo pisah rumah dengan Putri Candrawathi merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].