Mendiang ditemukan di jalur kereta api antara Gambir-Juanda KM 4+700 pada Kamis (27/4/2023).
Dunia olah raga para tenis meja pada khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya, baru saja kehilangan salah satu atlet para tenis meja peraih medali perunggu Paralimpiade London 2012 dan Tokyo 2020, David Jacobs.
Dalam Paralimpiade 2012 London, David Jacobs mengalahkan atlet Spanyol Jose Manuel Luis Reyes 11-9, 11-7, 11-5, 11-6.
Dikutip dari kanal Sport Suara.com, Menteri Pemuda dan Olah raga (Menpora) Dito Ariotedjo mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya atlet bernama lengkap Dian David Michael Jacobs itu pada Jumat (28/4/2023) dini hari.
"Kami keluarga besar Kemenpora sangat kehilangan dan turut berduka cita untuk keluarga. Apalagi beliau sudah banyak sekali membawa harum nama Indonesia," jelasnya.
"(Mendiang David Jacobs) tengah mengurus visa untuk ke Slovenia dalam rangka tenis meja juga. Jadi kami anggap David adalah pahlawan karena kehilangan nyawa ketika dalam proses untuk membawa harum negara kita," ungkap Menpora Dito Ariotedjo.
![David Jacobs [[ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/04/28/2-david-jacobs.jpg)
"Saya minta Pak Kapolda Metro untuk langsung memproses," katanya saat mendengar kabar bahwa mendiang ditemukan di jalur kereta api antara Gambir-Juanda KM 4+700 pada Kamis (27/4/2023).
Berdasarkan keterangan tertulis Kahumas KAI DAOP 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan David Jacobs ditemukan di jalur kereta api antara Gambir-Juanda KM 4+700 pada Kamis malam.
"Identitas korban bernama Dian David Michael Jacobs. Pada saat ditemukan korban masih dalam kondisi tidak sadarkan diri dan petugas langsung melakukan evakuasi untuk pertolongan lanjut dengan membawa ke RS Husada, Jakarta Pusat, menggunakan ambulans stasiun," kata Eva Chairunisa.
"Menurut pihak RS pasien meninggal dunia Jumat dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Belum diketahui penyebab keberadaannya di jalur rel. Saat ini pihak Kepolisian sedang melakukan penyelidikan dan pihak stasiun sangat terbuka memberikan informasi untuk membantu proses penyelidikan serta akan terus melakukan kordinasi bersama pihak Kepolisian," ujarnya.
Dalam kesempatan berbeda, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin menyebutkan David Jacobs ditemukan dalam kondisi di tempat yang tidak lazim. Yaitu di jalur perlintasan kereta antara Stasiun Gambir dan Juanda, bukan jalan umum.
Dijelaskannya bahwa di tempat itu hanya ada dua jalur perlintasan kereta. Kemudian sisi kanan dan kiri rel dipagari beton yang cukup tinggi.
Saat ditemukan, kondisi barang-barang David cukup lengkap, tidak ada yang hilang. Di tangannya terdapat tiket kereta api dengan tujuan Stasiun Gambir Solo Balapan. Kondisi ini cukup menjadi misteri.
Baca Juga: Usai Geledah Rumah, Polda Sumut Periksa AKBP Achiruddin Selama 7 Jam