Salah satu anak Ahmad Dhani, El Rumi beberapa waktu lalu sempat heboh dijodohkan oleh Fuji.
Namun baru-baru ini, muncul video yang mengabarkan bahwa El Rumi nekat kabur dari rumah karena tak mau dijodohkan oleh mantan Thariq Halilintar tersebut. Hal itu membuat Maia Estianty jatuh pingsan ketika mengetahi anaknya kabur.
Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube Hello Selebriti yang mengunggah video berjudul "VIRAL: MAYA TAK SADARKAN DIRI KARENA EL RUMI PERGI DARI RUMAH. BENARKAH KARENA FUJI AN?"
Pada thumbnail terdapat narasi serupa yang menyebutkan bahwa El Rumi tak setuju dijodohkan dengan Fuji.
Tampak potret El Rumi bersebelahan dengan Fuji dan Maia Estianty yang terbaring di ranjang. Hingga kini, video itu telah disaksikan sebanyak lebih dari 200 penayangan.
Lantas, benarkah Maia Estianty pingsan lantaran El Rumi kabur dari rumah?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 3 menit 9 detik tersebut, tidak ada pernyataan resmi ataupun bukti kredibel yang menyatakan bahwa Maia Estianty pingsan karena El Rumi kabur dari rumah.
Narator dalam video tersebut tidak memberikan penjelasan sama sekali terkait klaim, sebagaimana yang tertera pada judul.
Baca Juga: Diet tapi Mau Makan Malam? Coba 5 Menu Ini agar Berat Badan tetap Aman
Selain itu, foto yang digunakan merupakan foto hasil rekayasa. Pengunggah video sengaja menuliskan keterangan yang dapat menggiring opini publik dan menimbulkan asumsi menyesatkan.
Faktanya, El Rumi tidak dijodohkan oleh Fuji. Hal itu hanya bermula ketika warganet menilai keduanya terlihat cocok usai Fuji putus dari Thariq Halilintar.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Maia Estianty jatuh pingsan karena El Rumi kabur dari rumah merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].