Simulasi Pilpres LSI: Prabowo Selalu Menang, Paling Mudah Kalahkan Anies

Metro

Kamis, 04 Mei 2023 | 06:05 WIB
Simulasi Pilpres LSI: Prabowo Selalu Menang, Paling Mudah Kalahkan Anies
Prabowo Subianto bertemu warga di Jogja (Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana)

Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto unggul dalam berbagai simulasi dua putaran pemilihan presiden (pilpres), mengalahkan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Ketiganya disebut-sebut sebagai bacapres terkuat yang tersedia untuk publik.

LSI dalam surveinya membuat simulasi Ganjar vs Anies; Prabowo vs Anies; dan Ganjar vs Prabowo. Dari tiga simulasi tersebut, Prabowo selalu menang. Tetapi kemenangan termudah diraihnya jika berhadapan dengan Anies, yang sejauh ini didukung PKS, Nasdem dan Demokrat.

"Dalam simulasi putaran kedua, baik simulasi satu nama maupun pasangan, Prabowo Subianto cenderung selalu unggul," ujar Direktur LSI Djayadi Hanan dalam Rilis Hasil Survei Nasional LSI: "Peta Elektoral Pilpres dan Antisipasi Putaran Kedua", dipantau dari kanal YouTube Lembaga Survei Indonesia, di Jakarta, Rabu (3/5/2023).

PKS Deklarasi Bacapres Anies Baswedan. Ajukan Aher sebagai cawapres. [Suara.com/Alfian Winanto]
PKS Deklarasi Bacapres Anies Baswedan. Ajukan Aher sebagai cawapres. (sumber: Suara.com/Alfian Winanto)

Ganjar vs Anies

Pada simulasi tertutup dua nama antara mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melawan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ganjar Pranowo unggul dengan elektabilitas mencapai 46,7 persen, dan elektabilitas Anies Baswedan mencapai 39,2 persen. 

Sementara itu sebanyak 14,1 persen responden tidak tahu atau tidak menjawab.

"Jarak antara Ganjar dan Anies lebih dari 6 persen. Signifikan secara statistik, tetapi Ganjar belum memperoleh 50 persen," ucap Djayadi.

Dengan demikian, sebesar 14,1 persen suara yang menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab menjadi signifikan untuk menentukan keunggulan Ganjar terhadap Anies Baswedan.

Prabowo vs Anies

Di sisi lain, dalam simulasi Anies melawan Prabowo, LSI menunjukkan bahwa Prabowo unggul dengan elektabilitas mencapai 51,7 persen.

"Keunggulannya signifikan terhadap Anies, karena Anies berada pada angka sekitar 36 persen," ujar Djayadi.

baca juga

Potensi kemenangan Prabowo, apabila berdasarkan data tersebut, cukup besar karena Prabowo sudah mencapai angka di atas 50 persen.

"Jadi, seandainya angka 12,5 persen yang menyatakan belum menentukan pilihan semuanya berpindah ke Anies, maka angka Anies masih di bawah 50 persen," tuturnya menjelaskan.

Presiden Jokowi sedang berbincar dengan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. [Istimewa]
Presiden Jokowi sedang berbincar dengan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. (sumber: Istimewa)

Ganjar vs Prabowo

Di sisi lain, apabila Ganjar berhadapan dengan Prabowo, survei LSI menunjukkan bahwa Prabowo unggul dengan elektabilitas sebesar 49,2 persen, sedangkan Ganjar mencapai 39,7 persen.

"Unggul-nya signifikan dibandingkan dengan Ganjar, hampir 10 persen jaraknya. Tetapi, masih ada 11,1 persen yang belum menentukan pilihan. Jadi, karena belum mencapai 50 persen, posisi Prabowo belum aman di sini, meski potensi menangnya besar," ucap Djayadi.

Metode

Survei LSI dilakukan terhadap responden yang memiliki hak pilih, yakni yang sudah berusia di atas 17 tahun. Sampel survei itu dipilih secara acak (multistage random sampling) dan melibatkan 1.220 responden. Data survei diambil pada 12-17 April 2023.

Margin of error survei diperkirakan kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara dengan responden dilakukan secara tatap muka oleh pewawancara yang dilatih.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.

Anies telah mendapatkan dukunga dari tiga partai. Sementara Ganjar sudah resmi ditetapkan sebagai capres oleh PDIP - satu-satunya partai yang karena jumlah kursinya di DPR berhak mengajukan calon sendiri dalam Pilpres 2024 mendatang. Prabowo di sisi lain telah dinominasikan sebagai capres oleh Gerindra.

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) mengatur pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Selain itu, pasangan calon juga dapat diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tertinggi dalam Sejarah, Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Capai 82 Persen

Tertinggi dalam Sejarah, Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Capai 82 Persen

Metro | Rabu, 03 Mei 2023 | 22:48 WIB

Biar Warga Jateng Tak Marah Lalu jadi Bumerang, Ganjar Pranowo Perlu Mundur sebagai Gubernur

Biar Warga Jateng Tak Marah Lalu jadi Bumerang, Ganjar Pranowo Perlu Mundur sebagai Gubernur

Kotak Suara | Rabu, 03 Mei 2023 | 19:27 WIB

Menilik Potensi Prabowo-Ganjar Dipasangkan Pada Pilpres 2024

Menilik Potensi Prabowo-Ganjar Dipasangkan Pada Pilpres 2024

Kotak Suara | Rabu, 03 Mei 2023 | 18:59 WIB

Terkini

AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen

AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:30 WIB

Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing

Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:30 WIB

Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan

Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:29 WIB

QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital

QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:28 WIB

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:27 WIB

Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri

Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri

Lampung | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:25 WIB

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:22 WIB

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:20 WIB

Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden

Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:19 WIB

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:17 WIB