Tangis Keisya Levronka pecah ketika ia tampil membawakan lagu Tak Ingin Usai di acara perilisan album debutnya yang bertajuk Levronka di Jakarta Aquarium, Kamis (11/5/2023).
Keisya Levronka, yang jebolan Indonesian Idol itu, mengatakan ia tak akan pernah lupa saat menjadi sasaran bully gara-gara tak mampu mencapai nada tinggi ketika membawakan lagu ciptaan Mario G Klau tersebut.
"Ini lagu yang paling ditunggu-tunggu tiap aku tampil," ujar Keisya Levronka sebelum mulai bernyanyi.
Tetapi dara kelahiran 2 Februari 2003 itu tiba-tiba menangis. Ia teringat lagi masa-masa saat di-bully gara-gara sering tak mampu saat menjangkau nada tinggi di lagu tersebut.
"Duh, enggak pengin nangis, tapi sudah nangis. Nangis aja boleh enggak? Enggak usah nyanyi, pulang aja," kata Keisya Levronka yang kemudian tertawa.
"Itu perjalanan yang sangat panjang dan kacau banget, jelek banget jalanannya. Bayangin aja, anak 19 tahun di-bully satu dunia. Bukan cuma satu kota atau satu sekolah saja, tapi satu Indonesia bahkan satu dunia," imbuh penyanyi 20 tahun ini.
![Keisya Levronka menangis saat akan nyanyikan lagu Tak Ingin Usai. [Adiyoga Piryambodo/Suara.com]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/05/11/2-keisya-levronka.jpg)
Namun di sisi lain, tangis Keisya Levronka juga menggambarkan kebahagiaan. Ia senang karena peristiwa itu malah membawanya berkembang jadi penyanyi yang lebih baik.
"Aku bersyukur banget diberi jalan yang seperti itu, karena mungkin aku enggak akan ada di sini tanpa perjalanan itu," tutur Keisya Levronka.
Dari peristiwa itu, Keisya Levronka juga mendapat banyak pelajaran. Selain memperbaiki diri, penyanyi asal Malang, Jawa Timur ini juga jadi tahu siapa saja orang di sekitarnya yang benar-benar menganggapnya sebagai teman.
"Aku banyak belajar. Aku belajar lebih mengenal diri sendiri dan orang-orang di sekitarku," papar Keisya Levronka.
Keisya Levronka pada akhirnya tetap tampil membawakan lagu Tak Ingin Usai. Namun kali ini, aksi panggungnya terbilang sempurna. Kualitas vokal yang disajikan sampai membuat para pengunjung Jakarta Aquarium bersorak.
"Ya sedih, langsung keinget kayak takut keulang lagi. Traumanya itu gila, benar-benar sampai kayak bikin gemetar gitu," tutur Keisya Levronka getir.