Putri Candrawathi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang didalangi oleh suaminya, Ferdy Sambo.
Selama proses persidangan, Putri Candrawathi diduga memiliki hubungan gelap dengan sopirnya, Kuat Maruf yang juga terlibat dalam pembunuhan tersebut.
Walau tidak terbukti, namun belakangan beredar kabar bahwa Putri Candrawathi sering memberi jatah kepada Kuat Ma'ruf meski di penjara.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube PORTAL JURNALIS yang mengunggah sebuah video singkat berjudul "Viral! Jadi Pemuas Nafsu Sang Majikan, Ibu PC Sering Beri Jatah Om Kuat Meski Dipenjara".
Narasi serupa terlihat dalam thumbnail video, lengkap dengan potret seorang perempuan berpakaian seksi yang diduga sebagai Putri Candrawathi. Perempuan itu berada di dalam sel yang dijaga oleh anggota kepolisian.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 1.600 penayangan. Namun, benarkah Putri Candrawathi kerap memberi jatah kepada Kuat Ma'ruf?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 3 menit 3 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun penjelasan secara resmi yang menyatakan bahwa Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf berhubungan intim.
Narator dalam video hanya memberikan informasi terkait dugaan adanya hubungan gelap antara Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf.
Baca Juga: Rezky Aditya Akui Sebagai Lelaki di Video Syur, Tak Sadar Aksinya Mainkan 'Itunya' Direkam
Namun, hingga akhir video tidak ada pernyataan dari sumber kredibel terkait klaim Putri Candrawathi sering beri jatah Kuat Ma'ruf meski berada di lapas.
Tak hanya itu, foto dalam thumbnail pun merupakan editan yang telah direkayasa. Dengan kata lain, isi video, judul, dan thumbnail tidak memiliki keselarasan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Putri Candrawathi sering beri jatah Kuat Ma'ruf di penjara merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].