Ferdy Sambo bersama sang istri, Putri Candrawathi, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Keduanya dibantu oleh tiga orang lainnya, salah satunya adalah Kuat Maruf.
Namun selama persidangan, muncul dugaan bahwa Putri Candrawathi memiliki hubungan gelap dengan sopir tersebut.
Bahkan belakangan, beredar kabar jika perselingkuhan Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf benar terjadi sehingga membuat Ferdy Sambo mengamuk.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube BENANG MERAH yang mengunggah video berjudul "PERSELINGKUHAN PUTRI C BENAR TERJADI".
Pada thumbnail video tersebut terlihat narasi yang berbunyi, "FS NGAMUK TAK TERIMA, PUTRI C LEBIH PILIH KUAT MA'RUF".
Tampak foto Ferdy Sambo mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye menunjuk marah ke arah Kuat Ma'ruf yang berdiri di sebelah Putri Candrawathi dalam ruang sidang.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 900 penayangan. Namun, benarkah perselingkuhan Putri Candrawathi benar terjadi?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 6 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi berselingkuh.
Baca Juga: 4 Dampak Negatif Terlalu Banyak Memakai Produk Skincare, Sayangi Kulitmu!
Narator dalam video hanya membacakan kembali proses persidangan kasus Ferdy Sambo cs dan dugaan adanya hubungan spesial antara istri Ferdy Sambo dengan sopir mereka.
Namun hingga akhir video, narator sama sekali tidak memberikan penjelasan kredibel terkait klaim Putri Candrawathi berselingkuh maupun Ferdy Sambo mengamuk, sebagaimana yang tertera pada judul.
Selain itu, setelah dilakukan pengecekan terhadap foto, ternyata foto yang digunakan pada thumbnail adalah hasil editan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Putri Candrawathi selingkuh hingga Ferdy Sambo ngamuk tak terima merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].