Kemendikbud Fasilitasi Pendidikan Agama Marapu

Metro

Kamis, 25 Mei 2023 | 23:55 WIB
Kemendikbud Fasilitasi Pendidikan Agama Marapu
Kemendikbud mendukung pengajaran agama Marapu di sekolah-sekolah Sumba Timur. (Antara)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus berupaya memfasilitasi penyelenggaraan pendidikan agama Marapu yang banyak dianut oleh masyarakat di Kampung Raja Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, NTT.

Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Kemendikbudristek Sjamsul Hadi mengatakan kementerian ingin mewujudkan pendidikan yang setara bagi penghayat kepercayaan.

“Bersama dengan Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI), Kemendikbudristek berkomitmen untuk memberikan pendampingan kepada daerah yang sedang merintis penyelenggaraan pendidikan kepercayaan," kata Sjamsul saat berkunjung ke Kampung Raja Prailiu, Rabu (24/5/2023).

Sjamsul menuturkan saat ini terdapat 15 provinsi yang memiliki peserta didik sebagai penghayat kepercayaan mulai dari jenjang SD hingga SMA. Salah satunya berada di Sumba Timur, sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk penghayat kepercayaan terbanyak.  

Kemudian berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2021, terdapat 16.790 penduduk di Kabupaten Sumba Timur yang menjadi penghayat agama Marapu.

Sjamsul mengatakan pemerintah terus mendorong penyelenggaraan pendidikan kepercayaan, sambil menyosialisasikan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 27 Tahun 2016 tentang Layanan Pendidikan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa pada Satuan Pendidikan di daerah-daerah yang memiliki peserta didik penghayat kepercayaan.  

“Terbitnya peraturan tersebut menjadi momentum bagi penghayat kepercayaan untuk memperoleh pendidikan kepercayaan sesuai yang diyakininya,” katanya.  

Selain melalui regulasi pemerintah juga bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk aktif melengkapi fasilitas program tersebut. Salah satunya adalah Marungga Foundation, yang menginisiasi proyek Lii Marapu dalam meningkatkan akses layanan pendidikan dan sosial bagi penghayat Marapu di Sumba Timur, melalui pengembangan Buku Teks Pendamping Pendidikan Kepercayaan Marapu untuk melengkapi perangkat pendidikan kepercayaan.  

Saat ini tercatat ada dua SD dan empat SMA yang secara resmi memiliki mata pelajaran Marapu. Pengajarnya adalah para penyuluh kepercayaan tersertifikasi, yang ditugaskan oleh Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat.  

"Diperlukan komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi penyelenggaraan pendidikan kepercayaan pada satuan pendidikan di wilayah kerjanya, selain itu peran aktif organisasi masyarakat juga sangat diharapkan, untuk mendukung penyelenggaraannya,” ujarnya.

Marapu merupakan sebuah agama yang dianut mayoritas masyarakat Sumba Timur. Marapu meyakini bahwa arwah leluhur mampu menjadi perantara manusia dan Tuhan untuk berkomunikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Datangi Kemendikbud, Ketua DPRD Siak Adukan soal Penempatan Guru PPPK

Datangi Kemendikbud, Ketua DPRD Siak Adukan soal Penempatan Guru PPPK

Riau | Kamis, 25 Mei 2023 | 07:54 WIB

5 Cara Membangun Kepercayaan dalam Hubungan Cinta, Harus Jujur dan Setia!

5 Cara Membangun Kepercayaan dalam Hubungan Cinta, Harus Jujur dan Setia!

Your Say | Selasa, 23 Mei 2023 | 13:28 WIB

Untuk Permudah Petani Jalankan Usahanya, Kementan Beri Bantuan JUT di Mauhau Sumba Timur

Untuk Permudah Petani Jalankan Usahanya, Kementan Beri Bantuan JUT di Mauhau Sumba Timur

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2023 | 09:40 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×