Ayah David Ozora Sebut Ada Mafia di Kasus Mario Dandy: Didatangi 3 Pria Berbadan Tegap Minta Kasus Diputihkan

Metro | Suara.com

Minggu, 11 Juni 2023 | 12:52 WIB
Ayah David Ozora Sebut Ada Mafia di Kasus Mario Dandy: Didatangi 3 Pria Berbadan Tegap Minta Kasus Diputihkan
Jonathan Latumahina, ayah dari korban penganiayaan. ((Facebook Jonathan Latumahina))

Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina, menyebut ada mafia di kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap anaknya.

"Ada tiga orang, saya kira polisi datang di rumah sakit Medika Permata Hijau, deketin saya," ujarnya dala wawancara eksklusif bersama Aiman Witjaksono di channel YouTubenya, dikutip Minggu (11/6/2023).

Dia menyebut jika ketiga orang itu adalah dari pihak pelaku.

"Saya teriaki mereka, kamu siapa?Kamu angkatan ya? Siapa bos mu? Saya tanya itu. Saksinya banyak,"ucapnya.

Menurut Jonathan Latumahina, ketiga orang itu menjelaskan mereka bukan dari mana-mana dan hanya mewakili keluarga.

Dia pun langsung menjelaskan kepada ketiga orang itu, siapa dirinya.

Meskipun tidak membawa senjata, ketiga orang pria berbadan tegap itu datang malam hari.

"Seharian 24 jam dia, mereka cabut tanggal 21 udah nggak kelihatan, ada dua mobil. Anak saya ditungguin terus," katanya.

Jonathan Latumahina mengaku diajak bertemu sampai dua kali dan diminta kasus itu diputahkan dan tidak membawa ke ranah hukum peristiwa tersebut.

"'Berapapun biaya kita yang tanggung, kalau perlu kita ke ruumah sakit terbaik'. Saya langsung mikir, depan saya ada penyidik dan respons dari penyidik, biasa saja," ungkapnya.

Tidak sampai di situ, pada 21 Februari lalu, Jonathan Latumahina mendapat foto viral Rubicon dengan latar Polsek Pesanggrhan.

"'Bang mobilnya ada di sini', saya dapat laporan dan meminta teman-teman tetap berjaga. Karena ini kayaknya bukan orang biasa-biasa saja, meski saya nggak tahu (Mario Dandy anak siapa)," terangnya.

Tapi, dari kesaksian para Banser yang ada di Polsek Pesanggrahan, mobil Rubicon itu 'hilang'.

Pihaknya langsung bertanya kepada aparat polisi.

"Dijawab polisi, mobilnya dipakai untuk menjemput saksi. Saya mikirnya 'wah ini mafia ini'," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebut Mario Dandy Punya Pengaruh di Dalam Sel Tahanan, Kuasa Hukum: Suka Dekati Shane Lukas

Sebut Mario Dandy Punya Pengaruh di Dalam Sel Tahanan, Kuasa Hukum: Suka Dekati Shane Lukas

News | Minggu, 11 Juni 2023 | 04:20 WIB

Majelis Hakim Kabulkan Permintaan Pisah Kamar, Ini Alasan Shane Lukas Pangodian Lumbantoruan Tidak Satu Sel dengan Mario Dandy Satriyo

Majelis Hakim Kabulkan Permintaan Pisah Kamar, Ini Alasan Shane Lukas Pangodian Lumbantoruan Tidak Satu Sel dengan Mario Dandy Satriyo

| Sabtu, 10 Juni 2023 | 15:55 WIB

Pecahnya Persahabatan Mario Dandy dan Shane Lukas di Penjara

Pecahnya Persahabatan Mario Dandy dan Shane Lukas di Penjara

News | Rabu, 07 Juni 2023 | 13:54 WIB

Terkini

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

Kalbar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:58 WIB

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

Bogor | Senin, 04 Mei 2026 | 23:49 WIB

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:42 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:40 WIB

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

Banten | Senin, 04 Mei 2026 | 23:35 WIB

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 23:34 WIB

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:29 WIB

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB