Rencana kedatangan Timnas Argentina ke Indonesia terus menjadi sorotan.
Belum lama ini, dikabarkan Lionel Messi tidak ikut dalam rombongan Timnas Argentina ke Indonesia.
Terakhir, beredar informasi jika kedatang Timnas Argentina ke Indonesia justru mengalami penolakan.
Dikabarkan, Erick Tohir menunjuk Anies Baswedan jadi biang kerok dari aksi penolakan Timnas Argentina tersebut.
Kabar itu beredar dari video yang diunggah di channel YouTube Benang Merah.
"VIRAL !! YOHANIES BERANINYA AJAK MASYRAKAT INDONESIA TOLAK TIMNAS ARGENTINA MAIN DI GBK," keterangan pada judul video.
Narasi pada thumbnail tertulis tolak Timnas Argentina Erick Tohir langsung tunjuk Anies biang kerok semuanya.
Tampak jajaran Timnas Argentina dan Erick Tohir yang seperti diwawancara melalui video oleh sebuah stasiun televisi.
Sampai kini, video itu telah disaksikan lebih dari 4.600 kali.
Namun, benarkah kabar tersebut?
CEK FAKTA
Setelah dilakukan penelusuran, terjadi ketidakcocokan antara thumbnail, judul, dan isi video.
"Anies tolak kedatangan Timnas Argentina," kata narator mengawali video.
Kemudian, dia menampilkan Erick Tohir yang mempertanyakan pihak-pihak yang tidak percaya dengan PSSI.
Hingga akhir video tidak ada informasi valid dan pernyataan resmi soal Erick Tohir langsung menunjuk Anies Baswedan biang kerok penolakan Timnas Argentina.
Gambar pada thumbnail juga merupakan hasil rekayasa yang bertujuan membentuk opini.
Kesimpulan:
Dari penjelasan di atas, video berjudul "Viral !! Yohanies Beraninya Ajak Masyarakat Indonesia Tolak Timnas Argentina Main di GBK" merupakan berita hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].