Pondok Pesantren Al Zaytun di Indramayu sedang menarik perhatian publik beberapa waktu terakhir setelah sejumlah pihak mengeklaim bahwa ada penyimpangan dalam pendidikan di lembaga yang dipimpin oleh Panji Gumilang itu.
Pekan ini muncul sebuah video di Youtube Kabar Politik yang mengeklaim bahwa Ponpes Al Zaytun dibakar massa. "Breaking News!! Ponpes Al Zaytun Indramayu Dibakar", demikian bunyi thumbnail video tersebut.
"TEPAT SORE INI!! Ngeri.. Emosi Ratusan Ribu Massa Tak Terkontrol", demikian bunyi judul video yang diunggah pada 15 Juni kemarin dan sudah disaksikan nyaris 13.000 kali hingga Senin (19/6/2023).
Periksa fakta
Berdasarkan pemeriksaan atas video tersebut, narasi di dalam video ternyata adalah artikel dari media online Detik.com yang berjudul "Ponpes Al Zaytun Didemo, Panji Gumilang: Polisi Jangan Amankan Kami".
Artikel itu tayang pada 15 Juni kemarin dan berisi tentang berita demonstrasi warga di Ponpes Al Zaytun. Demonstrasi tersebut yang kabarnya diikuti oleh ribuan orang, dijaga ketat oleh 1200 anggota kepolisian.
Sementara videonya sendiri merupakan gabungan dari sejumlah video wawancara televisi terhadap sejumlah narasumber yang mengaku mengetahui tentang penyimpangan di dalam lembaga pendidikan tersebut.
Di dalamnya juga terdapat video internal Ponpes Al Zaytun, yang menggambarkan Panji Gumilang sedang memberikan ceramah kepada jemaah.
Demonstrasi yang berlangsung pada 15 Juni itu sendiri berjalan relatif damai dan berakhir tanpa insiden berarti.
Kesimpulan
Video tentang Ponpes Al Zaytun Indramayu dibakar tidak benar dan berisi kebohongan. Konten di dalamnya sudah dimanipulasi dan termasuk dalam hoaks.