Anies Baswedan dikabarkan bertemu dengan Raja Salman di Mekah. Setibanya di Arab Saudi, Raja Salman mendoakan Anies Baswedan di samping Ka'bah agar menjadi Presiden RI di Pilpres 2024.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube LIDAH RAKYAT yang mengunggah video berjudul "Tiba Di Mekkah Hari Ini! Anies Di Sambut Hangat Raja Salman Di Do'akan Jadi Presiden 2024!!"
Pada thumbnail video terdapat keterangan yang berbunyi, "Di Sambut Raja Salman Di Mekkah, Tepat Di Samping Ka'bah Anies Di Do'akan Jadi Presiden 2024".
Tampak Anies Baswedan mengenakan pakaian ihram lelaki bertemu dengan Raja Salman dan dikelilingi oleh beberapa orang serta awak media setempat.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 6.400 penayangan. Namun, benarkah Anies Baswedan bertemu Raja Salman dan didoakan menjadi Presiden 2024?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 7 detik di atas, narator sama sekali tidak memberikan bukti valid maupun pernyataan resmi terkait klaim Raja Salman mendoakan Anies Baswedan agar menjadi Presiden 2024.
Video itu juga tidak menampilkan Anies Baswedan yang tiba di Mekah dan disambut oleh Raja Salman.
Berdasarkan penelusuran, Anies Baswedan memang akan pergi ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji. Namun, keberangkatan tersebut dijadwalkan pada Kamis (22/6/2023), sehingga saat video tersebut diunggah, Anies Baswedan belum tiba di Mekah.
Baca Juga: 4 Cara Mengalahkan Pyro Regisvine di Game Genshin Impact
Tak hanya itu, foto yang digunakan pada thumbnail hanyalah editan belaka untuk merekayasa keadaan. Isi video pun terbukti tidak sesuai dengan judul yang tertera.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Anies Baswedan disambut oleh Raja Salman dan didoakan di samping Ka'bah agar menjadi Presiden 2024 merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].