Narasi memberikan informasi salah soal penulisan ulang Alkitab seperti diserukan pakar ekonomi ini.
Yuval Noah Harari adalah seorang profesor dari Department of History, The Hebrew University of Jerusalem. Sedangkan WEF adalah World Economic Forum atau Forum Ekonomi Dunia. Dan AI adalah Artificial Intelligence.
Dikutip dari Turnbackoax.id, sebuah media bernama Slay mengunggah artikel berjudul "Yuval Noah Harari, Penasihat Senior untuk Forum Ekonomi Dunia Menyerukan AI Agar Menulis Ulang Alkitab untuk Membuat Agama yang "Benar", atau dalam bahasa Inggrisnya berbunyi WEF Calls for AI to Rewrite Bible to Create "Religions That Actually Correct".
Narasinya dalam bahasa Indonesia adalah WEF atau Forum Ekoonomi Dunia meminta agar kecakapan AI digunakan untuk menulis ulang Alkitab dalam menciptakan agama-agama yang memang benar. Yuval Noah Harari, penasihat senior untuk WEF dan ketua WEF, Klaus Schwab, berpendapat bahwa menggunakan AI untuk menggantikan kitab suci akan menciptakan "agama yang benar", yang bersatu.
Artikel dari kanal berita Slay yang menyatakan bahwa Yuval Noah Harari, penasihat senior untuk Forum Ekonomi Dunia menyerukan penggunaan AI untuk menulis ulang Alkitab supaya dapat menciptakan agama yang dianggap "lebih benar" dalam forum WEF 2020 ini dipublikasikan pada 10 Juni 2023, dan sudah banyak dibagikan ulang di berbagai kanal media sosial.
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id, dilansir dari situs resmi World Economic Forum, Yuval Noah Harari adalah sejarawan, filsuf dan professor dari The Hebrew University of Jerusalem, bukan penasihat senior untuk WEF.
Yuval Noah Harari memang menjadi salah satu narasumber di WEF 2020, namun tidak terdapat pembahasan mengenai imbauan untuk AI menulis ulang Alkitab.
Dikutip Turnbackhoax.id dari situs resmi WEF, Yuval Noah Harari menitikberatkan tiga tantangan terbesar bagi masyarakat dunia di masa depan saat berbicara di WEF 2020. Yaitu perang nuklir, keruntuhan ekologis dan gangguan teknologi. Tidak disebutkan mengenai AI dan Alkitab sama sekali.
KESIMPULAN
Berita media Slay berjudul WEF Calls for AI to Rewrite Bible to Create "Religions That Actually Correct" adalah konten menyesatkan atau misleading content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].
CEK FAKTA: Benarkah Ada Pakar di Forum Ekonomi Dunia yang Sarankan Agar Alkitab Ditulis Ulang Pakai AI Seperti Ditulis Media Slay?
Metro Suara.Com
Rabu, 28 Juni 2023 | 08:09 WIB
Cari Tahu
Kumpulan Kuis Menarik
BERITA TERKAIT
CEK FAKTA: Apa Betul Ventilator Memberikan Dampak Kematian Bagi Seluruh Pasien COVID-19?
28 Juni 2023 | 07:42 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI
Entertainment | 21:20 WIB
Your Say | 21:15 WIB
Entertainment | 21:08 WIB
Entertainment | 21:00 WIB
Bola | 21:00 WIB