Dewi Perssik tengah disorot usai mengungkap kasus sapi kurban ditolak oleh pihak RT di kediamannya yang berada di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Di sela-sela kasus itu, Malkan selaku Ketua RT 4 RW 6 membongkar kalau Dewi Perssik baru sekali melakukan kurban di kediamannya.
"Baru tahun ini, juga nitip bukan berkurban, sorry," ucapnya jengkel, dikutip dari video YouTube Intens Investigasi, Minggu (2/7/2023).
Ia menambahkan, tahun lalu pihak Dewi Perssik hanya mengirimkan dua kantong kecil berisi potongan daging.
"Tahun kemarin, Magrib tiba-tiba saya diantarkan ditelpon sama Dimas dan ustaz, ada sekitar dua kantong kecil daging yang sudah hampir... karena sudah terlalu malam, kehujanan atau apa saya kurang tau, saya panggil anak-anak untuk bagi-bagi," tukasnya.
Sebelumnya Malkan menjelaskan, awalnya ada asisten rumah tangga (ART) Dewi Perssik yang tiba-tiba menitipkan sapi dan kambing di masjid di wilayahnya.
Tapi hewan kurban itu justru diangkut kembali dari lokasi. Ia pun mengaku heran dengan hal tersebut.
Sebab, mulanya Malkan menerima info kalau sapi dan kambing itu mau disembelih di masjid tersebut.
"Kalau kayak gitu ada apa dong sama saya? Kalau ada sapi yang sudah diserahin ke ente, tiba-tiba diambil, bagaimana perasaannya? Berasa ada yang buruk dong. Ada apa ini kok orang enggak percaya sama saya?" keluh Malkan usai mediasi dengan Dewi Perssik, dikutip Jumat (30/6/2023).
Maka dari itu, Malkan memilih untuk tidak mengurus sapi dan kambil milik Dewi Perssik yang dititipkan di masjid.
Bahkan dia juga tak mau memindahkan sapi dan kambing tersebut ke lokasi lain sesuai permintaan ART sang pedangdut.
Dia juga menjelaskan soal pernyataan dipalak Rp 100 juta. Menurut dia, hal itu adalah miskomunikasi yang salah dipahami oleh ART Dewi Perssik.
"Asisten rumah tangga beliau bilang, 'Pak tolong bantu dong untuk angkut itu,' kan sapinya berat. Saya bukan orang yang ahli di bidang itu. Saya menolak. Saya enggak mau," ungkapnya.
"Datang lagi beliau, 'Pak nanti saya kasih uang rokok.' Saya bilang, 'Mas jangan kata uang rokok Rp 100 ribu, Rp 200 ribu, Rp 1 juta, Rp 100 juta saya enggak mau'," tutur dia.
"Dan tadi supirnya klarifikasi bener pak RT ngomong gitu kemarin kenapa dia berpikiran saya minta Rp 100 juta tinggal kalian menilainya," tegasnya.
Polemik sapi kurban Dewi Perssik
Sebelumnya Dewi Perssik mengungkapkan dirinya ditolak saat ingin mendaftar untuk kurban di lingkungan tempat tinggalnya, kawasan Lebak Bulus, Jakarta.
"Bapak RT Lebak Bulus 2 RT 4 RW 6 tidak menerima daging kurban dari Dewi Perssik," tulisnya di akun Instagram pribadinya @dewiperssik9, dikutip Rabu (28/6/2023).
Menurut wanita yang akrab disapa mommy ini, dari pengakuan Bapak RT itu, warganya sudah memiliki banyak persediaan daging.
Bahkan, dari pengakuannya, penyampaian Bapak RT itu dengan emosi dan membentak asisten rumah tangga Dewi Perssik.
"Katanya warganya sudah banyak daging kurbannya jadi tidak butuh. Sampe membentak art-art (asisten rumah tangga) dan driver saya," dia menambahkan.
Menariknya lagi, diduga oknum itu meminta Rp 100 juta dari Dewi Perssik.
"Kalaupun mau dibantuin sapinya harus bayar 100 juta. Gitu versi dari art-art, asisten, security dan supir saya," ucapnya lagi.
Ketua RT itu juga tidak segan menantang mantan istri Aldi Taher ini untuk bertemu dengannya jika merasa keberatan.
"Bahkan nantangin saya pak RT-nya. Berani sekali Anda nyuruh art-art saya untuk disampaikan ke saya," pungkasnya dalam caption tersebut.