Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
Salad sayur dengan tangan memegang garpu (Pexels/Polina Tankilevitch)

Suara.com - Solusi iklim paling ampuh ternyata ada di piring kita. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Current Developments in Nutrition menunjukkan bahwa mengadopsi diet vegan rendah lemak dapat mengurangi emisi gas rumah kaca terkait diet sebesar 55 persendan permintaan energi kumulatif sebesar 44 persen. Pengurangan dramatis tersebut dicapai hanya dalam 12 minggu.

Penelitian ini dipimpin oleh director of clinical research at the Physicians Committee for Responsible Medicine, Hana Kahleova, MD, Ph.D. dengan melibatkan 58 orang dewasa diabetes tipe 1. Berbeda dengan model proyeksi teoretis, studi ini menggunakan data dari intervensi klinis dunia nyata untuk mengukur perubahan dampak lingkungan yang dihasilkan.

"Ini adalah data uji klinis dunia nyata yang menunjukkan bahwa mengubah apa yang kita makan dapat dengan cepat dan signifikan mengurangi dampak lingkungan—sekaligus meningkatkan kesehatan metabolisme," jelas Dr. Kahleova.

Reduksi Emisi dan Konsumsi Energi

Data penelitian menunjukkan bahwa peserta yang beralih ke pola makan vegan rendah lemak dengan berfokus pada buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan, menghasilkan pengurangan emisi gas rumah kaca terkait diet sebesar 55 persen. Selain itu, permintaan energi kumulatif dalam rantai produksi pangan mereka berkurang sebesar 44 persen.

Penurunan signifikan ini dipicu oleh eliminasi produk daging dan susu, yang diidentifikasi sebagai komponen paling intensif sumber daya dalam diet modern.

Peneliti mencatat bahwa pengurangan dampak lingkungan ini setara dengan menghilangkan emisi dari penggunaan mobil harian. Dari hasil temuan pula menunjukkan bahwa penurunan ini tidak bergantung pada jumlah kalori atau kuantitas yang dikonsumsi, melainkan pada komposisi jenis makanan itu sendiri.

Parameter Kesehatan pada Diabetes Tipe 1

Selain aspek lingkungan, uji klinis ini mencatat hasil pada partisipan dengan diabetes tipe 1. Kelompok yang mengikuti diet vegan menunjukkan peningkatan sensitivitas insulin dan pengurangan jumlah kebutuhan insulin harian. Parameter kesehatan lain yang tercatat meliputi penurunan berat badan serta perbaikan kadar kolesterol. Uji klinis ini membandingkan diet vegan rendah lemak dengan diet terkontrol porsi yang mencakup produk hewani.

"Studi ini menyoroti keselarasan yang kuat yang jarang kita lihat dalam dunia kedokteran," kata Dr. Kahleova. "Pola diet yang paling melindungi kesehatan metabolisme juga merupakan pola diet yang paling berkelanjutan bagi planet ini. Konvergensi tersebut mewakili peluang besar bagi para dokter, pembuat kebijakan, dan sistem kesehatan," tambahnya.

Mitigasi Iklim

Sistem pangan diperkirakan menyumbang sekitar sepertiga dari seluruh emisi gas rumah kaca global. Hasil studi ini menunjukkan bahwa perubahan pola makan dapat menjadi instrumen mitigasi iklim yang dapat diimplementasikan segera tanpa harus menunggu pembangunan infrastruktur skala besar. Dr. Kahleova menekankan bahwa terdapat keselarasan antara pola makan yang mendukung kesehatan metabolisme dengan pola makan yang memiliki tingkat keberlanjutan lingkungan tertinggi.

"Para klinisi sekarang memiliki bukti dari uji coba acak—bukan hanya data observasional—bahwa intervensi diet dapat memberikan manfaat iklim yang terukur dalam hitungan minggu," kata Dr. Kahleova.

Integrasi antara titik akhir klinis, metabolik, dan lingkungan dalam studi ini dianggap menetapkan standar baru dalam bidang kedokteran, dengan memandang kesehatan individu dan kesehatan planet sebagai sistem yang berkesinambungan.

Penulis: Vicka Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini

India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:03 WIB

Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!

Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!

Video | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB