Kapolri dikabarkan telah mengumumkan siapa saja tersangka dalam kasus Ponpes Al Zaytun yang turur menyeret nama Panji Gumilang.
Pihak berwenang disebut menggelar konferensi pers untuk mengumumkan hal tersebut. Kabar ini sendiri dibagikan oleh kanal YouTube INFO VIRAL yang mengunggah video berjudul "Gempar Hari Ini!! Kapolri Umumkan Nama Tersangka Dikasus Al Zaytun".
Narasi serupa juga terlihat dalam thumbnail video. Tampak Kapolri dan jajarannya seperti sedang menggelar konferensi pers dan diliput oleh awak media.
Hingga kini, video itu telah disaksikan sebanyak lebih dari 1.400 penayangan. Namun, apakah benar Kapolri mengumumkan nama-nama tersangka dalam kasus Ponpes Al Zaytun?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 2 menit 1 detik di atas, klaim yang menyebutkan bahwa Kapolri mengumumkan nama-nama tersangka di kasus Ponpes Al Zaytun adalah informasi salah.
Alih-alih memberikan penjelasan secara akurat atau menampilkan bukti valid, narator hanya membahas tentang kontroversi Ponpes Al Zaytun.
Hingga akhir video, pemilik akun tersebut hanya memasukkan cuplikan video dan foto-foto yang berkaitan dengan pondok pesantren tersebut.
Selain itu, foto yang digunakan hanyalah hasil editan untuk mendukung rekayasa konten. Isi video tersebut terbukti tidak sesuai dengan judul yang tertera.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Kapolri mengumumkan nama-nama tersangka yang terlibat di dalam kasus Ponpes Al Zaytun adalah berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].