Jenazah suami Putri Candrawathi, Ferdy Sambo dikabarkan ditolak oleh warga setempat saat hendak dimakamankan. Tak hanya itu, terjadi kericuhan saat pemakaman Ferdy Sambo dilakukan.
Kabar pemakaman Ferdy Sambo tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Lintas Informasi yang mengunggah video pendek berjudul "DETIK-DETIK KERICUHAN TERJADI SAAT UPACARA PEMAKAMAN FERDY SAMBO AKAN DILAKSANAKAN SORE INI".
Pada thumbnail video terdapat narasi serupa di mana disebutkan bahwa warga setempat menolak jenazah Ferdy Sambo dikebumikan di sana.
Tampak petugas medis mengenakan APD mengangkat peti mati. Di sekelilingnya terlihat sejumlah warga berkumpul.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 60.000 penayangan. Lantas, benarkah warga menolak jenazah Ferdy Sambo?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 2 menit 45 detik di atas, klaim yang menyebut warga menolak jenazah Ferdy Sambo saat hendak dimakamkan adalah informasi salah.
Hingga akhir video, tidak ada bukti valid maupun penjelasan secara resmi yang menyebutkan bahwa warga menolak jenazah Ferdy Sambo maupun kabar Ferdy Sambo meninggal dunia.
Alih-alih memberikan pernyataan secara akurat, narator hanya membacakan kembali berita terkait banding Ferdy Sambo yang ditolak oleh Majelis Hakim.
Baca Juga: CEK FAKTA: Reuni Akbar Ikatan Cinta, Amanda Manopo Bahagia Bertemu Arya Saloka dan Kru di BKT
Ferdy Sambo memang dijatuhi hukuman mati, namun mantan Kadiv Propam Polri itu masih mendekam di dalam Mako Brimob. Setelah ditelusuri pun tidak ada artikel kredibel yang sesuai dengan klaim di atas.
Foto dalam thumbnail juga hasil editan belaka dan isi video terbukti tidak sesuai dengan judul yang tertera.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar warga menolak jenazah Ferdy Sambo dan terjadi kericuhan saat pemakaman dilaksanakan merupakan berita bohong atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].