Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar dikabarkan telah mengungkat jadwal kedatangan pelatih dan pemain baru Persib Bandung.
Kabar kedatangan pelatih Persib pengganti Luis Milla itu disebarkan oleh kanal YouTube Kabar PERSIB Terkini HD yang mengunggah video singkat.
Akun YouTube tersebut mempostinga video berjudul "AKHIRNYA! UMUH UNGKAP JADWAL KEDATANGAN PELATIH DAN PEMAIN BARU-PERSIB TERUPDATE Hari Ini".
Pada thumbnail video terdapat keterangan dengan narasi yang berbunyi, "Jadwal Kedatangan & Klausul Kontrak Pelatih Baru Serta Pemain Baru Jelang Bursa Ditutup".
Terlihat potret Umuh Muchtar berssma Teddy Tjahjono serta pelatih Park Hang-seo dan pemain baru Persib.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 22.000 penayangan. Namun, benarkah Umuh Muchtar ungkap jadwal kedatangan pelatih dan pemain baru Persib Bandung?
CEK FAKTA:
Narator dalam video berdurasi 3 menit 20 detik di atas sama sekali tidak memberikan bukti valid maupun pernyataan secara resmi tentang jadwal kedatangan pelatih dan pemain baru Persib Bandung, sehingga informasi di atas salah.
Alih-alih memberikan penjelasan kredibel, narator hanya menyampaikan kembali ucapan Umuh Muchtar yang berharap agar Persib dapat menyelesaikan persoalan yang ada, salah satunya pelatih baru.
Baca Juga: Arya Saloka dan Amanda Manopo Nonton di Bioskop Berduaan, Benarkah?
Umuh Muchtar sendiri tengah menyorot empat pelatih yang kemungkinan akan menggantikan posisi Luis Milla. Meski begitu, keempat pelatih tersebut belum pernah memiliki pengalaman di Liga Indonesia, salah satunya adalah Park Hang-seo.
Hingga akhir video, tidak ada pernyataan bahwa Umuh Muchtar mengungkap jadwal kedatangan pelatih dan pemain baru Persib. Selain itu, foto yang ditampilkan merupakan hasil rekayasa.
Isi video di atas terbukti tidak memiliki keselarasan dengan judul yang tertera.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Umuh Muchtar mengungkap jadwal kedatangan pelatih dan pemain baru Persib Bandung adalah berita bohong atau hoaks.
Catatan Redaksi: