Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dikabarkan mengamuk dan memecat pelatih Timnas U-17 Bima Sakti karena mencoret empat pemain diaspora luar negeri.
Kabar pemecatan Bima Sakti dibeberkan oleh kanal YouTube ISTANA BOLA yang mengunggah video singkat berjudul "GARA-GARA CORET 4 PEMAIN DIASPORA!! ERICK THOHIR NGAMUK PECAT BIMA SAKTI - TIMNAS U17 LOKAL PRIDE".
Pada thumbnail video, terdapat narasi serupa. Tampak kolase foto Erick Thohir dan pelatih Bima Sakti yang dicoret dengan tanda silang.
Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 20.000 penayangan. Namun, apakah benar Erick Thohir mengamuk hingga memecat pelatih Bima Sakti?
CEK FAKTA:
Klaim yang menyebutkan bahwa Erick Thohir pecat Bima Sakti karena mencoret empat pemain diaspora luar negeri adalah informasi salah.
Usai menonton video berdurasi 9 menit 14 detik tersebut, narator sama sekali tidak memberikan bukti valid maupun penjelasan dari sumber kredibel yang menyatakan bahwa Erick Thohir memecat pelatih Bima Sakti.
Faktanya, pelatih Bima Sakti memang mencoret tujuh pemain dalam seleksi Timnas Piala Dunia U-17, di mana empat di antaranya adalah pemain diaspora yang bermain di luar negeri.
Namun, hingga akhir video tidak ada pernyataan bahwa Erick Thohir memecat Bima Sakti. Dilihat dari akun Instagram resminya, sang pelatih bahkan tengah berdiskusi dengan Indra Sjagri dan beberapa orang lainnya terkait Timnas Indonesia.
Baca Juga: Berenang Berdua di Danau, Arya Saloka dan Amanda Manopo Liburan ke Luar Negeri, Benarkah?
Pelatih Bima Sakti saat ini masih melakukan proses penyusunan pemain Timnas U-17. Oleh karena itu, isi video tidak sesuai dengan judul yang tertera.
Tak hanya itu, potret yang ditampilkan pun hanyalah hasil rekayasa.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Erick Thohir mengamuk hingga memecat pelatih Bima Sakti karena coret empat pemain diaspora luar negeri merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.