Ferry Irawan telah resmi bebas dari penjara akibat kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukannya kepada Venna Melinda.
Namun walaupun sudah beberapa bulan mendekam di balik jeruji besi, Ferry masih membantah melakukan KDRT tersebut. Hal ini juga diperkuat oleh pernyataan kuasa hukumnya yang mengklaim Ferry hanya terbukti melakukan KDRT psikis dan ringan.
Namun diketahui pula ada banyak drama terjadi berkenaan dengan kasus Ferry dan Venna. Misalnya saja soal Ferry yang mengaku pernah diminta mengikuti skenario Venna agar mengakui perbuatan KDRT tersebut.
Hal inilah yang diklarifikasi Ferry, seperti dikutip dari kanal YouTube TRANS TV Official. Ferry menegaskan bahwa Venna pun sudah mengakui tidak ada KDRT yang terjadi di antara mereka.
"Waktu itu tanggal 24 Februari saya dipanggil oleh penyidik, saya diberitahukan bahwa tiba-tiba dia datang ke Polda Jatim untuk ketemu sama saya," kata Ferry, dikutip pada Selasa (22/8/2023).
Ferry sudah berusaha mencari informasi soal maksud kehadiran Venna, tetapi jawaban yang diberikan penyidik malah jauh dari harapannya.
"Sudah Mas Ferry iya-iya aja, ikuti kemauannya, insya Allah kita bantu mengeluarkan Mas Ferry dari sini," ujar Ferry mengikuti jawaban penyidik polisi.
Usut punya usut, Venna rupanya ingin Ferry melakukan sebuah hal. "Yang pertama, mengakui semua yang dia utarakan ke semua media," tutur Ferry.
"Terus di situ saya tanya, disaksikan pati-pati (pejabat tinggi) Polda Jatim, 'Keinginan kamu ini kalau saya turuti, pertanyaan saya satu, apa kamu cabut laporan?'" sambungnya.
Baca Juga: Ferry Irawan Ogah Minta Maaf ke Venna Melinda Usai Bebas dari Penjara Buntut Kasus KDRT
Venna lalu mengaku akan memikirkan dahulu dengan pertimbangan keluarga, namun sikap ini malah membuat Ferry tersinggung sebab dirinya jelas masih bisa dikategorikan keluarga, yakni berstatus sebagai suami.
"Kedua, saya tanya, disaksikan oleh semua penyidik dan pati Polda Jatim, apakah pernah saya menganiaya atau melakukan apa yang selama ini dituduhkan kepada saya? Pernah nggak saya memukul kamu?" tanya Ferry.
"Tidak pernah," jawab Venna.
"Pernah nggak saya membuat hidung kamu patah atau retak?" tanya Ferry lagi.
"Tidak pernah," balas Venna.
Oleh karena itulah Ferry memilih untuk tidak mengikuti skenario Venna dan bertahan di dalam penjara sampai akhirnya dibebaskan beberapa waktu lalu.