Pemain utama di sinetron Ikatan Cinta, Arya Saloka dan Amanda Manopo dikabarkan telah resmi menikah dan sah di mata agama serta negara. Tetapi, kabar tersebut merupakan disinformasi atau berita palsu.
Pasalnya setelah dilakukan cek fakta dan penelusuran, Amanda Manopo dan Arya Saloka tidak menikah sebagaimana kabar yang beredar di dunia maya.
Informasi palsu itu disebarkan oleh kanal YouTube BANG JONO yang mengunggah video berjudul "ARYA SALOKA DAN AMANDA MANOPO SUDAH SAH MENIKAH SECARA AGAMA DAN NEGARA !!" berdurasi 3 menit 23 detik.
Pada thumbnail video tersebut terdapat narasi yang berbunyi, "Full video ijab kabul Amanda Manopo dan Arya Saloka" dan dilengkapi dengan potret pengantin perempuan mencium tangan pengantin pria.
Hingga kini, video itu sendiri telah ditonton sebanyak lebih dari 480 penayangan. Lantas, apakah benar?
![Benarkah Arya dan Amanda sah menikah secara agama dan negara. [[YouTube/BANG JONO]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/31/1-benarkah-arya-dan-amanda-sah-menikah-secara-agama-dan-negara.jpg)
PENJELASAN:
Setelah menonton video tersebut, tidak ditemukan bukti valid maupun pernyataan secara resmi yang menyebutkan bahwa Arya Saloka dan Amanda Manopo menikah secara sah di mata dan agama.
Narator dalam video hanya menampilkan sejumlah foto saat Arya Saloka dan Amanda Manopo masih beradu akting di sinetron Ikatan Cinta.
Di sisi lain, Arya Saloka sendiri telah menikah dengan Putri Anne dan berkeluarga. Tak hanya itu, agama Arya Saloka dan Amanda Manopo pun berbeda.
Baca Juga: Dikira Mainan, Harga Cincin Putri Anne Bikin Kaget: Kirain Hadiah Chiki Ternyata Diamond
Dapat disimpulkan bahwa kabar Arya Saloka dan Amanda Manopo telah sah menikah secara agama dan negara merupakan berita hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].