Suami Putri Anne, Arya Saloka dikabarkan ditantang oleh fans garis keras untuk melakukan tes DNA demi membuktikan bahwa Ibrahim merupakan anak kandungnya dan Putri Anne.
Tetapi setelah ditelusuri melalui cek fakta, informasi tersebut merupakan palsu dan disinformasi. Faktanya, tidak ada bukti yang menyebutkan bahwa Arya Saloka ditantang untuk melakukan tes DNA atas anaknya.
Informasi palsu tersebut disebarkan oleh kanal YouTube Shipper Aladin yang mengunggah video berjudul "Fans garis keras Arya Saloka beri dukungan untuk lakukan tes DNA" dengan durasi 8 menit 7 detik.
Pada thumbnail terdapat narasi serupa dengan potret Putri Anne dan Arya Saloka. Lalu, bagaimanakah penjelasannya?
![Benarkah Arya Saloka diminta lakukan tes DNA ulang untuk anaknya. [[YouTube/Shipper Aladin]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/02/1-benarkah-arya-saloka-diminta-lakukan-tes-dna-ulang-untuk-anaknya.jpg)
PENJELASAN:
Hal ini bermula ketika sebuah akun Instagram yang diduga milik keluarga Putri Anne mengucapkan ujaran kebencian kepada Arya Saloka.
Akun tersebut menyebut bahwa Arya Saloka tega karena meninggalkan darah dagingnya sendiri atau sang anak, Ibrahim. Tak hanya itu, Arya Saloka juga disebut tak pernah membela orang yang ada di saat ia dalam keadaan susah.
Ujaran kebencian tersebut rupanya ditanggapi oleh salah satu akun penggemar Arya Saloka yang mengatakan bahwa belum tentu Ibrahim adalah darah daging Arya Saloka dan menantang pemilik akun dari kerabat Putri Anne untuk melakukan tes DNA ulang.
Dengan kata lain, bukan Arya Saloka yang ditantang secara langsung untuk melakukan tes DNA demi membuktikan Ibrahim adalah anaknya dengan Putri Anne.
Baca Juga: AFF Terancam Bangkrut Jika Indonesia Keluar dan Gabung dengan EAFF, Benarkah?
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].