Proses perceraian Inara Rusli dan Virgoun berjalan dengan alot, apalagi karena keduanya saling memperebutkan hak asuh anak-anak mereka.
Namun Virgoun sendiri tidak terlalu banyak berbicara perihal perebutan hak asuh anak tersebut. Justru keluarganya, yakni Eva Manurung sang ibu serta Febby Carol sang kakak yang kerap berbicara di media mengenai perebutan hak asuh anak itu.
Bahkan di salah satu wawancaranya yang diunggah kanal YouTube Intens Investigasi, Febby dan Eva mengklaim bahwa Inara menolak hak asuh anak jatuh ke tangan mereka karena takut Starla dan adik-adiknya akan dipengaruhi ajaran agama lain.
"Yang pertama dia takut anaknya dikristenisasi ya, persoalan agama, keyakinan," tutur Febby terang-terangan, seperti dikutip pada Rabu (13/9/2023).
Hal ini juga dibenarkan oleh Eva, "Dia selalu bicara sama pembantu, dia bilang jangan dikasih Starla itu banyak provokasi."
Eva sendiri sangat menyayangkan penilaian mantan menantunya tersebut, pasalnya dia tidak berniat untuk memengaruhi cucu-cucunya agar mempunyai keyakinan yang sama sepertinya.
Untuk informasi, Virgoun merupakan seorang mualaf sebelum menikahi Inara tahun 2014 lalu. Alhasil Virgoun, Inara, dan ketiga anak mereka menganut agama Islam, sementara Eva dan keluarganya bukan.
"Aduh... ke surga nggak gandengan tangan, enggak. Cuma yang harus saya tanamkan kan akhlak dan moral untuk cucu-cucu saya. Bekal saya itu, untuk apa? Agar ada yang mereka ingat, 'Oh nenek gue ajarin seperti ini, nenek gue ajarin kayak begini'," jelas Eva.
Dalam kesempatan yang sama, Eva dan Febby juga mengungkit perihal kekerasan terhadap anak yang diduga dilakukan Inara.
"Kita merasa kita juga berhak, kita juga pantas (mendapat hak asuh anak), karena cara mendidiknya yang perempuan (Inara) terlalu keras untuk anak seusia yang masih kecil. Untuk anak masih kecil ada sesuatu yang terlalu keras seperti KDRT kepada anak," kata Febby.