Rekam jejak karier politik Prabowo Subianto diketahui sudah begitu panjang dan mentereng. Bahkan Prabowo menjadi satu-satunya politikus yang beberapa kali maju di Pemilihan Presiden.
Untuk informasi, Prabowo pernah maju sebagai calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2009, tetapi berujung kalah melawan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Setelah gagal di tahun 2009, Prabowo kemudian maju sebagai capres 2014 dengan cawapres Hatta Rajasa. Namun saat itu Prabowo kalah dari Presiden Joko Widodo yang menggandeng Jusuf Kalla.
Tak patah arang, Prabowo kembali maju sebagai capres 2019 dengan menggandeng Sandiaga Uno sebagai cawapres, tetapi lagi-lagi upayanya berujung dengan kegagalan.
Dengan demikian, Prabowo telah dua kali dikalahkan oleh Jokowi. Kekalahan inilah yang kemudian sedikit disinggung oleh Prabowo saat hadir dalam podcast bersama Kaesang Pangarep dan Kiky Saputri.
"Saya kan dikalahkan oleh beliau. Kalau orang lain setelah kalah mungkin udah aja, kalau perlu habisin sekalian. Beliau tidak, beliau ajak bergabung. Pak Jokowi cinta rakyat, cinta Merah Putih, saya cinta rakyat cinta Merah Putih, kenapa nggak bersatu? (Akhirnya) bersatu," ujar Prabowo, dikutip dari kanal YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat pada Sabtu (16/9/2023).
Namun Prabowo rupanya sempat berseloroh mengenai kekalahannya ini ketika membahas kenakalannya semasa masih sekolah.
Purnawirawan TNI tersebut awalnya membahas soal masa-masa yang ingin diulangnya kembali. "Ada sedikit penyesalan dulu waktu pelajar saya kurang rajin belajar, itu aja. Sering nggak bikin PR," tutur Prabowo.
Bahkan saking bandelnya, Prabowo sering mendapat sanksi tegas dari guru-gurunya. Namun kini Prabowo merasa sifat tegas sang guru lah yang membentuknya menjadi pribadi seperti sekarang.
Baca Juga: Ditantang Ajak Jokowi Jadi Cawapres sampai Menhan di 2024, Prabowo Subianto: Kualat!
"Tapi itu yang saya sesalkan," kata Prabowo lagi, merujuk pada pengakuannya malas mengerjakan tugas sekolah di masa lalu.
"Seandainya saya rajin bikin PR mungkin saya udah jadi presiden kemarin-kemarin," celetuk Prabowo lebih lanjut, yang tentu sedikit menyentil rivalitasnya dengan Jokowi di Pilpres.
"Kayaknya memang obrolan ini (kesimpulannya) kerjakan PR Anda," seloroh Kaesang.
"Pasti Pak Jokowi rajin bikin PR," ucap Prabowo lagi. "Nurun nggak ya kira-kira (ke Kaesang)?"
Di sisi lain, Prabowo sudah mendapatkan kendaraan koalisi partai untuk maju di Pilpres 2024, yakni bersama Partai Gerindra, Golkar, PBB, dan Gelora. Namun sampai sekarang Prabowo belum menentukan bacawapres yang akan mendampinginya.