Manuver politik Anies Baswedan menggandeng Muhaimin Iskandar maju di Pilpres 2024 terus menuai perbincangan banyak orang.
Pasalnya sebelumnya Cak Imin dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebelumnya berada di koalisi Prabowo Subianto. Di sisi lain, bergabungnya Cak Imin membuat Partai Demokrat hengkang dari koalisi Anies.
Cak Imin sendiri menilai dinamika politik memang tak bisa diprediksi. Bahkan dirinya juga pernah berjanji tidak akan angkat kaki dari koalisi Prabowo hingga akhirnya mantap "dipinang" Anies.
"Ketika Pak Prabowo pidato, 'Gus Imin jangan kemana-mana dong!', gitu kan, itu sudah saya jawab, 'Saya tidak kemana-mana, Pak Jenderal, saya ada di sini'. Itu supaya solid lagi, agar tidak terjadi perubahan," tutur Cak Imin di hadapan Najwa Shihab, dikutip pada Rabu (20/9/2023).
Namun perubahan koalisi ini, diakui Cak Imin, terjadi dengan begitu cepat. Hal ini pun tak lepas dari beda pendapat yang sudah deadlock antara Partai NasDem dan Partai Demokrat.
"Maka percepatan ini memang saya sendiri juga di luar jangkauan saya. Betul-betul cepet. Saya nggak sempat mengomunikasikan ke semua orang," ungkapnya.
Bahkan saking cepatnya, Wakil Ketua DPR RI itu mengaku tidak sempat berkomunikasi secara langsung dengan Presiden Joko Widodo.
"Hari Selasa Rabu ada rapat pleno yang pertama. Selasa malam saya rapat internal DPP masih 50:50 tapi sudah ada mengarah, Rabu pagi sudah hampir terjadi arah gitu, tapi belum berani memutuskan. Saya bilang, 'Saya akan konsultasi dengan semua senior dulu'," kata Cak Imin.
Cak Imin kemudian berusaha mencari waktu untuk bertemu dengan Jokowi, tetapi jadwal yang padat menyulitkan niatnya tersebut.
Baca Juga: Fahri Hamzah Skakmat Koalisi Perubahan Anies dan Cak Imin: NasDem dan PKB di Pemerintahan Jokowi
"Sehingga sampai hari Kamis, Jumat, 2 hari tidak mendapatkan waktu yang tepat karena kesibukan beliau," tutur Cak Imin. "Akhirnya saya mengirimkan pesan-pesan saja mewakili waktu untuk sowan belum bisa dilaksanakan."
Lalu seperti apa reaksi sang RI 1 terhadap keputusan Cak Imin, yang notabene koalisinya, bergabung dengan Anies dan Koalisi Perubahan?
"Karena pesan lewat temen-temen yang mendampingi Pak Presiden, maka tentu tidak (tahu) respons Pak Presiden. Tapi respons dari teman-teman yang bersama Pak Jokowi emoji gini (menyatukan dua telapak tangan)," jelas Cak Imin.
"Salam, salam," timpal Anies karena melihat bacapresnya kesulitan menjelaskan.