Banyak yang mempertanyakan seperti apa reaksi Presiden Joko Widodo dan Gibran Rakabuming Raka setelah Kaesang Pangarep resmi dijadikan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Bukan tanpa alasan, pasalnya Jokowi dan Gibran merupakan kader PDI Perjuangan. Di sisi lain, PDIP disebut-sebut mempunyai peraturan yang mewajibkan keluarga kader berada di partai yang sama.
Kini Kaesang akhirnya mengungkap seperti apa respons dari keluarganya setelah dirinya resmi masuk PSI. Hal ini disampaikan Kaesang pasca rapat perdananya sebagai ketum partai, Selasa (26/9/2023).
"Saya juga kemarin setelah dinobatkan sebagai Ketum PSI, saya belum ada komunikasi lanjut dengan Mas Gibran," ujar Kaesang.
"Karena gimanapun beliau kan juga sibuk sebagai Wali Kota Solo, jadi saya juga ganggu lah intinya," sambungnya, seperti dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Rabu (27/9/2023).
Sementara terkait respons sang ayah, Kaesang mengaku Jokowi sudah menghubunginya via telepon setelah dirinya resmi dijadikan Ketum PSI.
"Kalau dari Bapak, Bapak cuma telepon, 'Bagus', udah gitu," tutur Kaesang yang sontak membuat para hadirin tertawa.
Namun Kaesang ternyata tidak ambil pusing dengan reaksi Jokowi dan Gibran terkait manuver politik yang dilakukannya.
"Karena mau gimanapun dua orang ini, beliau-beliau ini kan sibuk-sibuk semua, saya juga lebih sibuk," imbuhnya yang kembali membuat hadirin tertawa.
Baca Juga: Cerita Kaesang Cueki Tawaran Dukungan Politik Hasto PDIP, Kini Malah Jadi Ketum PSI
Sebelumnya Kaesang menyiratkan dirinya sudah meminta restu kepada Jokowi dan Gibran terkait rencananya masuk ke PSI.
Namun ditegaskan pula oleh Kaesang, yang terpenting baginya adalah mendapatkan restu dari sang istri, Erina Gudono. Hanya saja Kaesang menyayangkan publik yang malah mengecam Erina terkait keputusan yang diambilnya untuk terjun ke dunia politik dan bergabung dengan PSI.
"Tapi yang aneh itu dan saya bingung, kok ya istri tercinta saya ikut-ikut diserang gitu lho. Wong dia nggak ikut-ikutan, kecuali hanya memberi restu dan dukungan buat saya," kata Kaesang dalam pidatonya setelah resmi menjadi Ketum PSI.