Cerita Golkar Dapat Kutukan Tak Bakal Ada Presiden Usai Soeharto: 20 Tahun Terbukti

Metro Suara.Com
Rabu, 27 September 2023 | 20:22 WIB
Cerita Golkar Dapat Kutukan Tak Bakal Ada Presiden Usai Soeharto: 20 Tahun Terbukti
Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto (HM Suharto). (Instagram/Jejak Soeharto)

Golkar salah satu partai tua yang sudah malang melintang di perpolitikan Indonesia. Namun siapa sangka, partai dengan jas kuning itu rupanya disebut dapat kutukan. 

Kutukan tersebut dianggap membuat Golkar tak bakal punya presiden dari partainya setelah lengsernya Soeharto. Hal ini dinyatakan sendiri oleh politikus senior Golkar Ridwan Hisjam. 

"Ada yang menarik ini, ada yang nganggap Ridwan yang dibicarakan gila karena ini menyangkut percaya tidak percaya jadi Golkar ini dapat kutukan, jadi jangan bicara presiden lah," ujar Ridwan dalam tayangan di kanal YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia. 

"Nah saya bilang ini fakta bahwa sejak Soeharto turun tidak akan ada presiden dari Golkar, sampai hari ini. Jadi jangan mimpi," imbuhnya. 

Ridwan menyebutkan bahwa setelah Soeharto, belum ada presiden dari Golkar. Bahkan ketika mencalonkan diri jadi wapres pun sulit untuk terealisasi. 

Bemula saat Gus Dur menginginkan Akbar Tanjung jadi wapresnya namun berujung urung dan digantikan Megawati dari PDIP. 

"Saya dibawa Bang Akbar yang bertemu Gus Dur di Hotel Mulia, di dalam kamar itu ada Alwi Shihab, Slamet Effendi Yusuf, ada satu lagi perempuan wartawan, Gus Dur sudah bilang, bang tadi malam kita ketemu kyai memutuskan saya presiden dan wakil saya Bang Akabr jangan mundur ya," kenang Riddwan.

Namun saat pemilihan wakil presiden tiba-tiba Akbar Tanjung mengundurkan diri dan mempersilahkan Megawati jadi wapres. 

"Setelah itu pendafataran wakil presiden Bang Akbar maju, Bang Akbar ambil mic mengundurkan diri memberikan pada Ibu Mega, bilang apa kata dunia PDIP menang pemilu tapi tak jadi presiden atau wakil presiden, kutukan berjalan," ungkap Ridwan. 

Baca Juga: Gelagat Virgiawan dan Kiki, Pasutri Bertato Penjual Gadis 17 Tahun via Michat di Jatiasih

"Kutukan tadi kan berjalan itu, abis gitu Bu Mega naik presiden, pemilihan lagi Hamzah Haz lawan Akbar Tanjung, Hamzah haz menang [jadi wapres]? kutukan jalan lagi," imbuhnya. 

Tak sampai di situ pada tahun 2004 Wiranto dari Golkar yang kala itu mantan Panglima TNI kalah dengan SBY. 

"SBY sama JK [Jusuf Kalla] dibawa oleh PBB, kalah kita," kata Ridwan. 

Menjadi wapres, JK kemudian dijadikan Ketum Golkar agar bisa diusung sebagai presiden. Majulah JK di 2009 berpasangan dengan Wiranto, namun kalah juga dari SBY-Budiono. 

Setelah itu di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie, Golkar tak mengajukan capres cawapres. Namun partai tersebut mendukung Prabowo-Hatta pada 2014. 

Calon yang didukung Golkar kalah dengan Jokowi-JK, sayangnya JK bukan dicalonkan sebagai wapres oleh Golkar namun oleh NasDem. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI