Pemain Timnas Indonesia U-24, Hugo Samir menjadi bahan cibiran netizen setelah kalah dari Uzbekistan di Asian Games 2022.
Hujatan itu datang lantaran kartu merah yang didapatkan Hugo Samir dinilai terlalu merugikan tim.
Pasalnya, kartu merah tersebut didapatkan Hugo Samir setelah berjibaku dengan pemain Uzbekistan bernomor punggung 3, Makhmudjon Makhmadjonov di menit ke-112.
Kala itu, Hugo hendak mengambil bola, namun emosinya meledak karena sang lawan sengaja menjauhkan bola untuk mengukur waktu.
Alhasil Hugo Samir terlihat jelas menyikut sang lawan. Atas sikap kasarnya itulah, wasit langsung memberi kartu kuning kedua yang berarti kartu merah.
Padahal, Hugo sebenarnya beberapa kali bisa menampilkan aksi yang merepotkan pemain Uzbekistan. Namun, ia kerap terlibat duel-duel sengit dengan tim lawan.
Tindakan itulah yang kemudian memicu warganet langsung menggeruduk akun Instagram pribadinya, @hugosamir28 untuk menyampaikan kekecewaan yang dinilai merugikan tim.
"Skill 0 attitude 0, terlihat para pemain di bench pun sangat emosional ke anda, apalagi yang nonton di TV," kata seorang netizen.
"Maen tinju mah jangan di lapangan diliat-liat maen emosian terus sok keras bener ngerugiin tim," timpal yang lain.
Baca Juga: Soal Larangan Dagang, Bahlil: TikTok Jangan Coba-coba Ancam Negara, Izinnya Bisa Ditinjau
"Ini mah ditarkam desa saya juga banyak pemain yang emosiannya kaya gini, kok bisa-bisanya ikut Asian Games siiii," kata netizen.
Hugo Samir yang merupakan putra Jacksen F Tiago sebenarnya sempat mendapat banyak pujian saat mencetak gol pengunci kemenangan Timnas Indonesia atas Kirgistan di laga penyisihan Grup F.
Pemain Borneo FC berusia 18 tahun itu mencetak golnya pada menit 92 dan mengunci kemenangan Timnas Indonesia U-24 dengan skor 2-0 atas Kirgistan. Nama Hugo Samir akhirnya banyak mendapat sorotan setiap kali ia diturunkan oleh pelatih Indra Sjafri.