PSSI terlihat semakin gencar mendatangkan pemain naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Meski menuai banyak kontroversi karena dinilai memilih jala pintas, nyatanya pemain Indonesia dinilai memang tidak memadai.
Pengamat sepakbola yang akrab disapa Coach Justin melihat, ada dua alasan mendasar mengapa PSSI melakukan naturalisasi. Salah satunya, para pemain naturalisasi dapat berfungsi sebagai jembatan bagi para pemain-pemain lokal Indonesia.
"Pemain naturalisasi itu punya double job. Job pertama adalah bermain di lapangan hijau, job kedua adalah mengangkat atau menajdi jembatan ke pemain-pemain lokal," kata Coach Justin dikutip dari kanal YouTube Perspektif Wilmar TV, Minggu (1/10/2023).
"Nampaknya, kualitas pemain lokal kita tidak memadai," sambungnya.
Coach Justin lantas mencontohkan kondisi sepak bola di negara lain yang sudah stabil, seperti Brasil, Argentina, Belanda, Inggris dan sebagainya, mereka tak perlu naturalisasi. Sebab pemain lokal mereka sudah bagus.
Sedangkan di Indonesia masih belum bisa mencapai itu. Oleh karenanya, masih dibutuhkan kedatangan pemain naturalisasi, sehingga bisa mengajari cara permainan dari negara dengan sepak bola yang sudah maju.
PSSI sendiri kabarnya tengah membidik tambahan pemain naturalisasi baru. Meski belum diumumkan secara resmi, tetapi di media sudah ada 2 pemain keturunan yang dikabarkan bersedia membela timnas Indonesia.
Keduanya adalah Nathan Tjoe-A-On dan Ryan Flamingo yang dikabarkan siap menjadi pemain naturalisasi.
Baca Juga: Perbandingan Nama Kereta Cepat 'Whoosh' dengan Kereta Api di Indonesia